Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 26 Oktober 2026
Rai Mantra Ajak Generasi Muda Cintai Kuliner Bali di Lomba Masak “Meratengan Ring Pasar”
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Kegiatan Cooking Competition bertajuk “Meratengan Ring Pasar” yang diselenggarakan oleh Pemkot Denpasar melalui Dinas Pariwisata Kota Denpasar bersinergi dengan Artha Dyan International College dan ICA resmi dibuka Walikota Denpasar, IB. Rai Dharmawijaya Mantra yang ditandai dengan pemukulan alat memasak, Sabtu (23/11) di Area Parkir Pasar Badung.
[pilihan-redaksi]
Tampak hadir juga dalam kesempatan ini, Ketua TP PKK Kota Denpasar, Ny.IA Selly Dharmawijaya Mantra, Ketua WHDI Kota Denpasar, Ny. Antari Jaya Negara, Ketua Dharmawanita Persatuan Kota Denpasar, Ny. Kerti Iswara, dan Kadis Pariwisata Kota Denpasar, MA Dezire Mulyani.
“Sesuai dengan tema acara, yang diusung yaitu ‘Meratengan Ring Pasar’ yang artinya Memasak Di Pasar, ini merupakan sebuah tantangan sendiri bagi para Chef muda ini, dimana disini mereka ditantang untuk focus memasak dan membeli langsung bahan masakan di pasar yang akan dibuat dalam kompetisi ini. Dimana masakan yang harus dimasak tetap masakan lokal kuliner Bali yang harus disajikan secara internasional, “ ujar Walikota Denpasar, IB Rai Dharmawijaya Mantra di sela-sela acara.
Lebih lanjut disampaikan bahwa anak-anak muda yang kreatif harus didukung, terlebih ini terkait dengan kuliner Bali yang memang harus dijaga resep warisannya. “Bumbu Bali punya ciri khas tersendiri, dengan cita rasa yang unik, jika berhasil dikemas dengan baik tanpa menghilangkan ciri khasnya tentu menjadi nilai lebih,” tambahnya.
Sementara Kadis Pariwisata Kota Denpasar, MA Dezire Mulyani dalam laporanya mengatakan, kegiatan ini bertujuan untuk mengajak generasi muda mengembangkan kemampuan dan kuliner sekaligus mempromosikan daya tarik wisata yang ada di Denpasar yaitu pasar badung dan area sekitarnya.
Selain itu lomba masak ini dikemas sangat unik dan menarik, dikarenakan peserta dari 10 tim yang masing-masing tim terdiri dari 3 orang peserta dari tingkat siswa siswi SMK diberikan waktu 1,5 jam untuk memasak dan membeli bahannya dengan budget 250 ribu rupiah langsung di pasar badung untuk selanjutnya akan di nilai oleh juri nantinya.
Salah satu dewan juri Chef Ketut Suastika menyatakan bahwa kompetisi ini adalah kesempatan para chef muda khususnya para siswa siswi SMK untuk mengasah kemampuan dalam mengolah bahan makanan dengan bumbu khas Bali dengan kreatif dan berinovasi.
“Selain rasa dan kreatifitas yang dinilai disini juga tingkat kebersihannnya, serta tingkat ketradisionalan masakannya dan kerja timnya karena itu juga menjadi standarisasi penting bagi seorang chef,” ungkapnya.
Sementara itu salah satu peserta lomba Yunita Indriani dari SMK Duta Bangsa, mengatakan sangat senang bisa mengikuti acara ini dan tertantang karena kita selain memasak juga harus langsung berbelanja membeli bahan masakan dengan buget belanja secukupnya serta menawar bahan-bahan masakan di pasar dengan waktu yang tepat. “Acara ini sangat positif dan memberikan kesempatan kepada para chef pemula untuk melatih skill, tingkat kesabaran, ketepatan waktu, rasa dan penyajian masakan yang indah dalam waktu singkat,” ungkapnya.
Reporter: Humas Denpasar
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5858 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4605 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2576 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2214 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2198 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan