Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 Juli 2026
Polda Kumpulkan Instansi Terkait Bahas "Darurat" Sampah di Bali
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Untuk mengantisipasi timbunan sampah yang bisa menggangu kamtibas di Bali, Subdit III Direktorat Intelkam Polda Bali menggelar Focus Group Discussion (FGD) dengan sejumlah intansi terkait, akademisi, tokoh masyarakat, TNI dan Kejaksaan di Denpasar, Kamis (5/12).
"Hari ini kita membicarakan sampah tapi bukan sampah yang dibicarakan, namun solusinya. Sampah tidak bisa dihentikan semasih adanya kehidupan. Melalui forum ini akan dibahas bagaimana cara mengantisipasi konflik yang terjadi berkaitan dengan sampah dari berbagai sudut pandang. Kami berharap dari hasil diskusi hari ini mampu memberikan sumbangsih kepada pemerintah dan permasalahan tidak berlarut-larut. Bali sebagai barometer Pariwisata malu kalau banyak sampah," Wadir Intelkam Polda Bali, AKBP Dwi Wahyudi, SIK saat membuka kegiatan diskusi FGD.
Dikatakan Wahyudi, maksud dan tujuan kegiatan adalah untuk menyamakan persepsi dalam penanganan sampah guna mewujudkan Bali yang bersih dan nyaman serta mencegah terjadinya konflik sosial di masyarakat.
"Untuk itu, atas nama Pimpinan Polda Bali, kami meminta masukan dari hadiran untuk bertukar pikiran tentang penanganan sampah di Bali," ujarnya.
Sementara Kepada Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Bali, I Made Teja mengatakan dengan penduduk Bali 4,3 juta jiwa dan 15 juta wisatawan, permasalahan sampah baru dirasakan. Kondisi riil saat ini, di TPA Suwung dan TPA di kewilayahan sering terjadi kebakaran di musim kemarau. Karena TPA Suwung masih bermasalah, maka pengelolaan sampah sementara diserahkan kepada masing-masing Kabupaten.
Dijelaskannya, sampah yang masuk ke TPA Suwung sebagian besar adalah sampah rumah tangga dan harus dilakukan penggolahan secara maksimal. Pemerintah tidak ada perintah untuk menutup TPA tapi pengelolaan akan dikendalikan.
Sementara Dinas Lingkungan Hidup akan melaksanakan proses lelang dengan syarat Pemerintahan Kabupaten/Kota mengikuti intruksi Provinsi.
"Tanggal sembilan ini, kita akan lelang tender untuk kelola sampah dua ribu ton per hari. Sementara pendaftaran peserta tender mulai tanggal 12 sampai 20 Desember," katanya.
Permasalahan sampah di Bali kian mengkhawatirkan. Timbunan sampah di Bali mencapai 4.281 ton per hari. Sementara penanganan sampah dengan baik baru 2.061 ton per hari atau 48 persen. Sementara sampah yang belum ditangani dengan baik sebesar 2220 ton per hari. Dengan rincian; dibakar 19 persen, dibuang ke lingkungan 22 persen dan dibuang ke saluran air 11 persen.
Reporter: bbn/bgl
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3895 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2960 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2053 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 2020 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1811 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun