Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Polda Kumpulkan Instansi Terkait Bahas "Darurat" Sampah di Bali
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Untuk mengantisipasi timbunan sampah yang bisa menggangu kamtibas di Bali, Subdit III Direktorat Intelkam Polda Bali menggelar Focus Group Discussion (FGD) dengan sejumlah intansi terkait, akademisi, tokoh masyarakat, TNI dan Kejaksaan di Denpasar, Kamis (5/12).
"Hari ini kita membicarakan sampah tapi bukan sampah yang dibicarakan, namun solusinya. Sampah tidak bisa dihentikan semasih adanya kehidupan. Melalui forum ini akan dibahas bagaimana cara mengantisipasi konflik yang terjadi berkaitan dengan sampah dari berbagai sudut pandang. Kami berharap dari hasil diskusi hari ini mampu memberikan sumbangsih kepada pemerintah dan permasalahan tidak berlarut-larut. Bali sebagai barometer Pariwisata malu kalau banyak sampah," Wadir Intelkam Polda Bali, AKBP Dwi Wahyudi, SIK saat membuka kegiatan diskusi FGD.
Dikatakan Wahyudi, maksud dan tujuan kegiatan adalah untuk menyamakan persepsi dalam penanganan sampah guna mewujudkan Bali yang bersih dan nyaman serta mencegah terjadinya konflik sosial di masyarakat.
"Untuk itu, atas nama Pimpinan Polda Bali, kami meminta masukan dari hadiran untuk bertukar pikiran tentang penanganan sampah di Bali," ujarnya.
Sementara Kepada Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Bali, I Made Teja mengatakan dengan penduduk Bali 4,3 juta jiwa dan 15 juta wisatawan, permasalahan sampah baru dirasakan. Kondisi riil saat ini, di TPA Suwung dan TPA di kewilayahan sering terjadi kebakaran di musim kemarau. Karena TPA Suwung masih bermasalah, maka pengelolaan sampah sementara diserahkan kepada masing-masing Kabupaten.
Dijelaskannya, sampah yang masuk ke TPA Suwung sebagian besar adalah sampah rumah tangga dan harus dilakukan penggolahan secara maksimal. Pemerintah tidak ada perintah untuk menutup TPA tapi pengelolaan akan dikendalikan.
Sementara Dinas Lingkungan Hidup akan melaksanakan proses lelang dengan syarat Pemerintahan Kabupaten/Kota mengikuti intruksi Provinsi.
"Tanggal sembilan ini, kita akan lelang tender untuk kelola sampah dua ribu ton per hari. Sementara pendaftaran peserta tender mulai tanggal 12 sampai 20 Desember," katanya.
Permasalahan sampah di Bali kian mengkhawatirkan. Timbunan sampah di Bali mencapai 4.281 ton per hari. Sementara penanganan sampah dengan baik baru 2.061 ton per hari atau 48 persen. Sementara sampah yang belum ditangani dengan baik sebesar 2220 ton per hari. Dengan rincian; dibakar 19 persen, dibuang ke lingkungan 22 persen dan dibuang ke saluran air 11 persen.
Reporter: bbn/bgl
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5943 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4656 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2631 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2283 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2223 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan