Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 12 Juni 2026
Pesta Arak, 2 Buruh Bangunan Asal Sumba Berkelahi
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Dua buruh bangunan asal Sumba Nusa Tenggara Timur (NTT) berkelahi di Jalan Subak Daksina Banjar Tibubeneng, Kuta Utara, Minggu (8/12/2019) malam.
Aksi yang diduga dipicu masalah minuman keras ini mengakibatkan Kepala Lingkungan (Kaling) Tibubeneng turun tangan. Informasi menyebutkan, sekelompok buruh proyek asal Sumba NTT saat itu sedang pesta arak di bedeng proyek di TKP. Menurut saksi Tunggu Holo, para buruh mulai mabuk-mabukkan sekitar pukul 15.00 WITA.
Tiga jam minum arak, terjadi salah paham diantara dua buruh hingga akhirnya berkelahi. Dalam perkelahian tersebut, salah seorang buruh bernama Lukas terkena luka robek di pelipis kiri.
Akibat perkelahian itu, Kaling Banjar Tibubeneng I Nyoman Sudana bersama perajuru Banjar dan warga lainnya datang ke lokasi. Belasan buruh proyek asal Sumba yang terlibat perkelahian tersebut dikumpulkan di Jalan Daksina tepatnya di depan Dia Mart.
"Mereka semua diberikan pengarahan agar tidak lagi pesta miras dan membuat keributan atau berkelahi di tempatnya bekerja," ujar sumber.
Sementara itu Kanit Reskrim Polsek Kuta Utara, Iptu Androyuan Elim mengatakan tidak benar ada tawuran. Perkelahian tersebut hanya melibatkan dua buruh bangunan.
"Jadi itu bukan tawuran. Hanya salah paham dan dua buruh proyek berkelahi di bedeng proyek," katanya, Senin (9/22) siang.
Diungkapnya, saat belasan buruh dikumpulkan dan diberi arahan, ada yang melakukan pemotretan lalu diunggah ke media sosial. Sehingga seolah-olah terjadi tawuran.
"Kelihatannya tawuran tapi yg terjadi hanya dua buruh yang berkelahi sesama temannya," bebernya.
Iptu Elim mengatakan kasus perkelahian ini tidak dilaporkan. Polsek Kuta Utara sudah mengecek langsung ke TKP untuk meredam perkelahian tersebut.
Reporter: bbn/bgl
Berita Terpopuler
ABOUT BALI
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli