Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 26 Oktober 2026
Berdalih untuk Biaya Berobat Anak Sakit, PRT Curi Motor Mantan Majikannya
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Siska (34) wanita asal Jember Jawa Timur ini cukup berani. Berdalih anaknya sakit dan butuh biaya, ia nekat mengembat motor di rumah mantan majikannya di Jalan Pulau Belitung I Gang I nomor 7, Banjar Kepisah Pedungan, Denpasar Selatan, Rabu (25/1/2020).
[pilihan-redaksi]
Aksinya berjalan sukses, namun tak berlangsung lama dia ditangkap Polisi. Menurut Kapolsek Denpasar Selatan Kompol I Nyoman Wirajaya, tersangka Siska merupakan mantan pembantu rumah tangga dan sudah tiga pekan bekerja di rumah korban, Siti Tasya Faulia Asis (19).
Ia merencanakan pencurian di rumah korban, pada Rabu (25/12/2019) sekitar pukul 05.00 WITA. Dengan menumpang ojek, Siska berangkat ke Jalan Pulau Belitung I Gang I Nomor 7, Banjar Kepisah Pedungan, Denpasar Selatan.
“Ia memanjat tembok rumah korban dan mengecek satu persatu sepeda motor di teras rumah,” ujarnya.
Mantan Kapolsek Kuta itu mengatakan tersangka Siska sudah hapal situasi rumah korban sehingga dengan mudah berhasil menggasak satu unit sepeda motor yang kuncinya tersimpan di dashboard motor. Selanjutnya, motor curian dibawa ke rumah kosnya di Jalan Tukad Petanu Gang Jatayu Nomor 3A Denpasar.
"Dia ini mantan pembantu di rumah korban, jadi sudah hapal situasi rumah," ungkap Wirajaya didampingi Kanit Reskrim Iptu Hadimastika.
Kemudian, motor curian itu digadaikan ke Nyoman Surati di Banjar Tegal Permai Blok K 3 No. 119 Dalung Permai, Dalung, seharga Rp3,5 juta. Namun dipotong administrasi sebesar Rp175 ribu, sehingga tersangka menerima uang sebesar Rp3.325.000.
"Uang curian digunakan untuk membayar hutang-hutangnya," bebernya.
Setelah menerima laporan dari korban, Team Opsnal Polsek Denpasar Selatan yang dipimpin Panit 2 IPTU I Nyoman Laba menangkap tersangka Siska di rumah kosnya. Dalam pemeriksaan, ia mengaku mencuri motor karena butuh biaya anaknya yang sedang sakit di Rumah Sakit (RS) Negara, Jembrana.
"Uang hasil gadai motor, saya pakai untuk biaya anak berobat. Seminggu bisa dua sampai tiga kali dia masuk Rumah Sakit," katanya sedih.
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5853 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4605 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2571 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2213 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2198 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan