Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 27 Juli 2026
Bupati Made Gianyar Ajak Semua Pihak Tanam Pohon di Bangli
BERITABALI.COM, BANGLI.
Sebagai daerah konservasi dan penyangga air di Bali, Bupati Bangli I Made Gianyar mengajak semua pihak untuk ikut menjaga dan merawat alam Bangli agar tetap lestari.
[pilihan-redaksi]
Menurutnya, jika alam Bangli sampai rusak, maka hal buruk yang tidak terbayangkan akan terjadi di Bali. Hal ini disampaikan Bupati Made Gianyar, saat menghadiri penghijauan yang dilasanakan Polres Bangli di Desa Kintamani, Kamis (9/1).
Lebih lanjut Bupati Made Gianyar mengatakan, untuk menjaga alam Bali khususnya di Kabupaten Bangli, reboisasi atau penanaman pohon merupakan salah satu langkah yang bisa dilakukan. Seperti penghijauan yang hari ini dilaksanakan oleh Polres Bangli, mungkin bisa digetok tularkan dan diikuti oleh lembaga maupun instansi lain.
“Masalah di Jakarta, tidak ada hujan tetapi ada banjir, perlu kita antisipasi di Bali. Dan Bangli siap untuk itu. Maka saya ajak semua pihak untuk menjaga alam Bali dengan menanam pohon di Bangli. Dengan menanam pohon, ekosistem akan berjalan bagus dan ketika ada hujan airnya akan terserap, sehingga saudara kita yang ada di hilir tidak akan kebanjiran,“terangnya.
Bupati Made Gianyar juga mengatakan, saat ini tantangan yang dihadapi Bangli adalah, banyak masyarakat menebangi hutan bambu kemudian diganti dengan tanaman jeruk. Sebagai Bupati Bangli, ia tidak bisa melarang masyarakat yang mau menggati tanaman bambunya dengan jeruk.
Ia berpendapat, mungkin solusi untuk masalah ini, Pemerintah Provinsi Bali maupun kabupaten yang berkepentingan akan alam Bangli bisa menyiapkan insentif bagi masyarakat yang mau menanam bambu pada lahan milik pribadinya atau desa yang bisa menjaga hutan desa.
“Saat ini tantangan di Bangli adalah banyak masyarakat yang menebangi bambu dan diganti dengan jeruk. Semoga saudara kita yang dihilir bisa terbangun kesadarannya, sehingga masyarakat Bangli bisa sejahtera dengan menanam pohon, “harapnya.
Pada kesempatan itu, Bupati Made Gianyar juga menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh jajaran Polri, Khususnya yang berada di wilayah hukum Polda Bali, terkhusus lagi Polres Bangli karena telah telah melakukan program Polri peduli penghijauan.
“Mewakili masyarakat Bangli, hanya terima kasih yang bisa kami sampaikan kepada jajaran Polres Bangli karena memiliki kepedulian yang tinggi terhadap kelestarian alam Bangli, “ucapnya.
Sementara itu Kaplores Bangli AKBP. I Gusti Agung Dhana Aryawan mengatakan, Polri peduli penghijauan merupakan kegiatan serentak yang dilakukan di seluruh jajaran Polda Bali, dimana penghijauan ini dilasanakan disemua asrama, kantor-kantor jajaran Polda Bali dan daerah yang memang perlu dilakukan penghijauan.
Ia mengatakan, dalam penghijauan ini, sebanyak 1.999 pohon akan ditanam. Baik jenis pohon penyangga maupun jenis buah-buahan. Adapun tujuan dari kegiatan ini, jelas dia adalah sebagai bentuk kecintaan Polri kepada bumi dan lingkungan.
Ia juga mengatakan, kegiatan ini juga merupakan upaya mitigasi Polres Bangli untuk mencegah bencana, mengingat Bangli merupakan daerah yang rentan terhadap bencana alam.
“Kegiatan ini merupakan salah satu upaya mitigasi yang kita untuk mencegah bencana yang terjadi di Bangli,“ pungkasnya.
Reporter: Humas Bangli
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3870 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 1976 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1800 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1737 Kali
Penembakan di Klub Malam Canggu, Dua Orang Terluka, Pelaku Diburu
Dibaca: 1531 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun