Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 Juli 2026
Umat Khonghuchu Sembahyang Tutup Tahun di Khongcu Bio Denpasar
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Warga umat agama Khonghucu di Denpasar Bali, Jumat tengah malam (24/1) menggelar doa tutup tahun di klenteng atau Khongco setempat. Dalam doa mereka bersyukur atas berkah di tahun sebelumnya dan memohon kehidupan yang lebih baik di tahun yang baru.
Jumat tengah malam, rohaniawan dan umat agama Khonghucu di Denpasar melakukan ibadah tutup tahun atau Imlek di Klenteng atau Khongcu Bio Denpasar. Dalam ibadah ini, doa dipanjatkan kehadirat Hwang Tian atau Tuhan.
Dalam ibadah tutup tahun ini, umat Khonghucu mengucapkan puji syukur telah melewati tahun Imlek 2570 Kong Zhi Lik dengan penuh rahmat dan karunia, serta memohon berkat di sepanjang tahun baru Imlek 2571 Kong Zhi Lik.
"Dalam upacara ini umat Khonghucu juga beribadah kehadapan Nabi Agung Khongcu dan para Sen Ming. Umat Khonghucu mengucapkan terima kasih atas bimbingan yang telah diberikan," ujar Made Cahya Adi Legawanata, salah seorang umat Khonghucu yang ikut dalam ibadah tutup tahun.
Di kalangan umat agama Khonghucu, perayaan tahun baru imlek merupakan perayaan hari kelahiran Nabi Agung Khongcu. Dalam sejarah agama ini disebutkan, Nabi Khonghucu bersabda pada keluarga kerajaan Dinasti Shia di Tiongkok untuk memulai tahun baru Imlek pada saat mulai musim semi.
Saat musim semi, para petani sudah mulai beraktivitas setelah sebelumnya musim salju. Sehingga tidak heran jika perayaan imlek juga dirayakan bersamaan dengan tahun baru petani.
Sementara ucapan selamat tahun baru Imlek di kalangan umat agama Khonghucu adalah Gong He Xin Xi, Wan Shi Ru Yi, yang artinya selamat berbahagia di tahun yang baru, tercapai semua sesuai harapan. Bukan ucapan "Gong Xi Fa Cai" seperti yang sering dikenal selama ini, karena Gong Xi Fa Cai (khung hey fat choy) arti sebenarnya adalah selamat menjadi kaya.
Reporter: bbn/tim
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3884 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2831 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2040 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1988 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1804 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun