Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 28 April 2026
Perempuan Gantung Diri Ditemukan Pacarnya Tewas di Kos
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Korban tewas akibat gantung diri kini terjadi lagi. Adalah Ni Luh Uniasih (23) ditemukan tewas gantung diri di rumah kosnya di Jalan Gunung Lumut Gang Drupada Nomor 2, Padangsambian, Denpasar Barat (Denbar), Minggu (26/1) sekitar pukul 21.30 WITA.
[pilihan-redaksi]
Korban gantung diri dengan menggunakan selendang biru yang dililitkan di atas pintu belakang kamar kos. Menurut Kanit Reskrim Polsek Denbar Iptu Aji Yoga Sekar korban ditemukan tewas oleh pacarnya, Nengah Subagasari (21).
Saksi datang dengan maksud untuk melihat kondisi pacarnya. Namun saat tiba di depan rumah kos dalam keadaan terkunci dari dalam.
"Saksi memanggil-manggil dari luar, namun tidak ada sahutan dari dalam kamar," ujarnya Senin (27/1/202).
Penasaran, saksi Subagasari meminjam obeng ke salah satu tetangga kos untuk membuka jendela. Setelah berhasil membuka jendela, saksi terkejut melihat pacarnya tergantung di belakang pintu menggunakan selendang warna merah.
Kejadian itu memantik saksi berteriak dan memanggil para penghuni kos. Selanjutnya bersama-sama penghuni kos masuk melalui jendela dan membuka kunci pintu dari dalam.
"Saksi sempat memberikan nafas buatan namun pacarnya sudah meninggal dunia," tutur Iptu Yoga.
Mantan Kanit Reskrim Polsek Dentim ini menerangkan, pihaknya masih mendalami motif korban bunuh diri.
"Tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban, baik kekerasan akibat benda tajam maupun kekerasan akibat benda tumpukan," bebernya.
Reporter: bbn/bgl
Berita Terpopuler
5 Pelaku Pembakaran ABK Benoa Ditangkap, Ini Motifnya
Dibaca: 3798 Kali
Koster Ungkap Rencana Akses Baru ke Besakih dari Klungkung-Bangli
Dibaca: 1741 Kali
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang