Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 29 Oktober 2026
Pemkab Buleleng Ngaturang Bhakti Penganyar di Pura Luhur Batukau
BERITABALI.COM, TABANAN.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Buleleng muspayang bhakti penganyar serangkaian Karya Agung Pangurip Gumi, Mesaba Agung, Mapaselang, dan Pujawali Agung di Sad Kahyangan Jagad Bali Pura Luhur Batukau Desa Wongaya Gede, Kecamatan Penebel Tabanan, Kamis (27/2).
[piihan-redaksi]
Bhakti penganyar ini dipuput Ida Pedanda Putra Kemenuh dari Griya Sukasada, dan dipimpin langsung Wakil Bupati Buleleng dr. I Nyoman Sutjidra, Sp.OG didampingi Pimpinan SKPD, BUMN/ BUMD di lingkup Pemkab Buleleng dan disambut oleh Assisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Tabanan A.A Gede Dalem Trisna Ngurah.
Karya agung pangurip gumi digelar karena adanya petunjuk ataupun pawisik Ide Bathara yang berstana di Pura Luhur Batukau. Selain itu, karya agung pengurip gumi memiliki makna untuk memohon kepada Ida Bathara yang berstana di Pura Luhur Batukau agar berkenan mengembalikan kembali fungsi – fungsi alam sesuai dengan fungsinya masing masing.
Ketua panitia piodalan Ir. I Wayan Arya, MP menjelaskan Karya Agung Pangurip Gumi ini berlangsung selama 4 bulan sejak 11 November 2019 hingga berakhir 2 April 2020. “Karya Agung Pangurip Gumi ini waktunya tidak ditentukan oleh krama atau umat sendiri. Melainkan dilaksanakan berdasarkan pawisik Ida Bathara yang berstana di Pura Pura Batukau,” ujarnya.
Selain itu, Wayan Arya menuturkan, dalam Karya Agung Pangurip Gumi ini juga secara bersamaan dilaksanakan Karya Mesaba Agung, Mapaselang dan Pujawali Agung yang puncaknya jatuh pada Wraspati Umanis Dungulan, Kamis (20/2) atau tepat saat Umanis Galungan.
“Rangkaian karya ini dipuput oleh 21 sulinggih yang tersebar di Bali,” imbuhnya.
Wakil Bupati Buleleng dr. I Nyoman Sutjidra, Sp.OG mengatakan ngaturang bakti penganyar merupakan kewajiban Pemkab Buleleng dalam memperkokoh spiritual umat serta wujud syukur dan srada bakti kehadapan Ida Sang Hyang Widhi Wasa/Ida Bhatara ring Pura Sad Kahyangan Batukau.
Selain itu juga, Wabup Sutjidra menambahkan melalui bhakti penganyar ini Pemkab Buleleng senatiasa diberikan keselamatan dan kerahayuan serta diberikan tuntunan untuk melaksanakan tugas serta mensejahterakan masyarakat.
“Penganyar ini diharapkan mampu menciptakan kerahayuan jagat Buleleng dan Bali pada umumnya,” ucapnya.
Lanjut, wabup sutjidra, dengan Karya Agung Pangurip Gumi, Mesaba Agung, Mapaselang, dan Pujawali Agung di Pura Luhur Batukau, semua makhluk ciptaanNya diberikan keselamatan dan dapat memberikan berkah bagi kehidupan.
“Tentu kita sangat bangga karya agung ini bisa terlaksana. Hal yang paling penting kita mohon ke hadapan Ida Bethara, semua makhluk di muka bumi ini, terlebih umat manusia senantiasa diberikan keselamatan dan kerahayuan,” tuturpnya.
Reporter: Humas Buleleng
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5971 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4664 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2650 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2303 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2232 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan