Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 13 September 2026
Pemkab Buleleng Ngaturang Bhakti Penganyar di Pura Luhur Batukau
BERITABALI.COM, TABANAN.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Buleleng muspayang bhakti penganyar serangkaian Karya Agung Pangurip Gumi, Mesaba Agung, Mapaselang, dan Pujawali Agung di Sad Kahyangan Jagad Bali Pura Luhur Batukau Desa Wongaya Gede, Kecamatan Penebel Tabanan, Kamis (27/2).
[piihan-redaksi]
Bhakti penganyar ini dipuput Ida Pedanda Putra Kemenuh dari Griya Sukasada, dan dipimpin langsung Wakil Bupati Buleleng dr. I Nyoman Sutjidra, Sp.OG didampingi Pimpinan SKPD, BUMN/ BUMD di lingkup Pemkab Buleleng dan disambut oleh Assisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Tabanan A.A Gede Dalem Trisna Ngurah.
Karya agung pangurip gumi digelar karena adanya petunjuk ataupun pawisik Ide Bathara yang berstana di Pura Luhur Batukau. Selain itu, karya agung pengurip gumi memiliki makna untuk memohon kepada Ida Bathara yang berstana di Pura Luhur Batukau agar berkenan mengembalikan kembali fungsi – fungsi alam sesuai dengan fungsinya masing masing.
Ketua panitia piodalan Ir. I Wayan Arya, MP menjelaskan Karya Agung Pangurip Gumi ini berlangsung selama 4 bulan sejak 11 November 2019 hingga berakhir 2 April 2020. “Karya Agung Pangurip Gumi ini waktunya tidak ditentukan oleh krama atau umat sendiri. Melainkan dilaksanakan berdasarkan pawisik Ida Bathara yang berstana di Pura Pura Batukau,” ujarnya.
Selain itu, Wayan Arya menuturkan, dalam Karya Agung Pangurip Gumi ini juga secara bersamaan dilaksanakan Karya Mesaba Agung, Mapaselang dan Pujawali Agung yang puncaknya jatuh pada Wraspati Umanis Dungulan, Kamis (20/2) atau tepat saat Umanis Galungan.
“Rangkaian karya ini dipuput oleh 21 sulinggih yang tersebar di Bali,” imbuhnya.
Wakil Bupati Buleleng dr. I Nyoman Sutjidra, Sp.OG mengatakan ngaturang bakti penganyar merupakan kewajiban Pemkab Buleleng dalam memperkokoh spiritual umat serta wujud syukur dan srada bakti kehadapan Ida Sang Hyang Widhi Wasa/Ida Bhatara ring Pura Sad Kahyangan Batukau.
Selain itu juga, Wabup Sutjidra menambahkan melalui bhakti penganyar ini Pemkab Buleleng senatiasa diberikan keselamatan dan kerahayuan serta diberikan tuntunan untuk melaksanakan tugas serta mensejahterakan masyarakat.
“Penganyar ini diharapkan mampu menciptakan kerahayuan jagat Buleleng dan Bali pada umumnya,” ucapnya.
Lanjut, wabup sutjidra, dengan Karya Agung Pangurip Gumi, Mesaba Agung, Mapaselang, dan Pujawali Agung di Pura Luhur Batukau, semua makhluk ciptaanNya diberikan keselamatan dan dapat memberikan berkah bagi kehidupan.
“Tentu kita sangat bangga karya agung ini bisa terlaksana. Hal yang paling penting kita mohon ke hadapan Ida Bethara, semua makhluk di muka bumi ini, terlebih umat manusia senantiasa diberikan keselamatan dan kerahayuan,” tuturpnya.
Reporter: Humas Buleleng
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3337 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 793 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan