Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 Juli 2026
KPU Denpasar Khawatir Paslon Pilkada Melawan Kotak Kosong
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Denpasar, I Wayan Arsa Jaya berharap tidak sampai terjadi pasangan calon dalam Pilkada serentak 2020 melawan kolom kosong atau kotak kosong khususnya di Kota Denpasar.
[pilihan-redaksi]
"Tentu ada sedikit kekhawatiran jika seandainya ada kolom kosong atau kotak kosong. Tentu berharap tidak sampai ada hal tersebut," katanya, Kamis (27/02/2020).
Selain itu, kata dia, nantinya tentu akan sulit menggerakkan orang untuk datang ke TPS. Di sisi lain, KPU juga bisa dikira akan mendukung salah satu pasangan calon saja.
Jika seandainya hal tersebut sampai terjadi, lanjutnya, tentu akan menjadi tantangan baru bagi KPU, khususnya dalam proses pemilihan nantinya. Karena, hanya akan ada satu atau tunggal pasangan calon saja nantinya.
Terlebih pada saat mensosilaisasikan nanti, jika hanya ada satu pasangan tunggal, malah dianggap mengarahkan ke satu pasangan calon saja.
"Seandainya hal tersebut terjadi, bisa saja malah kami dikira hanya memfasilitasi satu pasangan calon saja," ucapnya.
Selain itu juga dia menambahkan, fasilitasi APK pasangan calon maupun debat publik akan ikut terkendala jika hanya ada satu pasangan calon tunggal.
Reporter: bbn/aga
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3895 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2955 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2051 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 2019 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1810 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun