Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 31 Oktober 2026
Penyemprotan Desinfektan Di Buleleng Sasar Pasar dan Tempat Ibadah
BERITABALI.COM, BULELENG.
Pemerintah Kabupaten Buleleng kembali melaksanakan penyemprotan desinfektan secara massal hampir di seluruh wilayah Kabupaten Buleleng.
[pilihan-redaksi]
Selain menyasar gedung perkantoran, penyemprotan desinfektan yang dilaksanakan Sabtu (21/3), juga menyasar pasar dan tempat ibadah yang berlokasi di sekitar kota Singaraja. Kegiatan ini dilaksanakan untuk mencegah semakin meluasnya penularan virus Corona atau Covid-19 di wilayah Buleleng.
Pelaksanaan penyemprotan desinfectan sampai ke tingkat desa yang dilakukan kali ini berdasarkan Surat Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Covid-19 Kab.Buleleng, yang menginstruksikan seluruh instansi pemerintahan yang ada di Kabupaten Buleleng untuk melakukan desinfeksi di tempat-tempat publik yang ada wilayah instansi masing-masing.
Instruksi inipun diikuti oleh seluruh instansi pemerintahan baik SKPD Pemkab Buleleng, instansi vertikal, para Camat, bahkan terpantau juga di beberapa Kantor Perbekel melaksanakan hal serupa.
Di sekitar Kota Singaraja, Wakil Bupati Buleleng dr. I Nyoman Sutjidra,Sp.OG memimpin langsung desinfeksi masal ini. Dengan dibantu relawan PMI Buleleng, Sutjidra menyasar beberapa tempat ibadah dan pasar yang ada di kawasan kota Singaraja.
Beberapa tempat ibadah yang menjadi sasaran desinfeksi kali ini yaitu Pura Bale Agung Buleleng, Pura Dalem Desa Adat Buleleng, Masjid Agung Jami’ Singaraja, dan Tempat Peribadatan Lin Gwang Kiong. Sedangkan pasar yang disasar yaitu Pasar Buleleng dan Pasar Anyar.
Wabup Sutjidra menjelaskan, upaya ini menjadi bagian dari tindakan pencegahan penyebaran virus Corona, mengingat tempat-tempat yang dijadikan sasaran desinfeksi kali ini merupakan tempat-tempat publik yang sering dikunjungi masyarakat.
“Kalau keramaian sih kita tidak bisa cegah, karena ini pasar. Tapi dengan setiap pagi dilakukan desinfeksi di pasar kami berharap bisa mencegah penularan virus ini. Dan ini akan kami sosialisasikan ke pedagang-pedagang,” kata Sutjidra.
Untuk itu, Sutjidra berharap agar para pedagang di pasar bisa secara swadaya melakukan desinfeksi di sekitar tempat berjualan. Dirinya juga meminta kepada pihak manajemen PD.Pasar untuk menyiapkan alat penyemprot desinfektan di masing-masing pasar yang menjadi wilayah pengelolaannya.
“PD.Pasar juga agar melaksanakan penyemprotan setiap pagi, sehingga masyarakat yang berbelanja merasa aman. Jadi PD.Pasar agar menyiapkan minimal 2 alat semprot di setiap pasar,” pintanya.
Ditegaskan pejabat asal Desa Bontihing, Kecamatan Kubutambahan ini, selain melakukan desinfeksi, masyarakat juga diharapkan secara konsisten melaksanakan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS). Menurutnya, PHBS jauh lebih efektif untuk mencegah penularan Covid-19 dibandingkan dengan upaya lainnya. Namun demikian, setiap upaya yang dapat mengurangi resiko penularan Covid-19 saat akan terus dilakukan oleh Pemerintah Daerah.
“Jadi semua pihak harus turut berpartisipasi dalam upaya pencegahan ini. Saat ini juga tengah digencarkan social distancing, untuk itu mari sama-sama kita ikuti apa yang menjadi himbauan pemerintah,” tutupnya
Reporter: Humas Buleleng
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 6040 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4707 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2672 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2366 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2253 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan