Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID: —


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Longsor di Penyaringan Jembrana, 250 KK Terancam Terisolasi

Sabtu, 31 Oktober 2026, 14:40 WITA Follow
Beritabali.com

beritabali/ist/Longsor di Penyaringan Jembrana, 250 KK Terancam Terisolasi.

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, JEMBRANA.

Hujan lebat disertai cuaca ekstrem selama lebih dari dua jam memicu tanah longsor di Desa Penyaringan, Kecamatan Mendoyo, Kabupaten Jembrana, Sabtu (31/10/2026). Bencana ini menyebabkan badan jalan di Jalan Ceking, Banjar Yeh Mecebur, amblas di kedua sisi.

Perbekel Penyaringan, I Made Dresta, menjelaskan longsor terjadi setelah hujan dengan durasi panjang mengguyur wilayah tersebut. Kerusakan cukup parah terjadi pada infrastruktur jalan desa.

Di lokasi longsor, sisi barat jalan mengalami amblas sepanjang sekitar 20 hingga 21 meter, sedangkan sisi timur mencapai 12 hingga 15 meter. Ketinggian tebing yang longsor diperkirakan berkisar 8 sampai 10 meter.

"Sebagai langkah penanganan awal di wilayah tersebut, Dinas PUPRHub melaksanakan pengecekan teknis serta pengukuran di lapangan untuk menghitung kebutuhan penanganan lanjutan. Sementara itu, aparat desa bersama masyarakat bergotong royong memasang pembatas sementara dan tanda peringatan guna mengantisipasi risiko kecelakaan bagi pengguna jalan" ungkapnya.

I Made Dresta menekankan perlunya langkah antisipasi jangka pendek agar akses vital di Desa Penyaringan tidak terputus. Mengingat kondisi sisi jalan masih rawan longsor susulan, pihak desa berkoordinasi dengan Kepala KPH Bali Barat untuk mendapatkan pohon pelindung, seperti jati, pangi, angsana, dan hantaran, yang akan ditanam bersama warga.

Jika akses jalan tersebut terputus, sekitar 200 kepala keluarga (KK) di Banjar Tibu Tangang dan 50 KK di Banjar Yeh Mecebur berpotensi terisolasi. Kondisi ini karena kedua banjar tidak memiliki jalur alternatif melingkar.

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Editor: Redaksi

Reporter: bbn/jbr



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami