Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




5.221 Tenaga Kerja Sektor Industri Terdampak Corona di Bali

Sabtu, 11 April 2020, 15:00 WITA Follow
Beritabali.com

bbn/ilustrasi

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, DENPASAR.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdangaan Provinsi Bali, I Wayan Jarta mengatakan berdasarkan data tenaga kerja industri yang terdampak wabah virus Covid-19 di Provinsi Bali dari total 104.417 orang jumlah tenaga kerja di 14 industri, sampai saat ini total tenaga kerja yang terdampak sebanyak 5.221 orang. 

[pilihan-redaksi]
"Dari data total jumlah tenaga kerja yang terdampak tersebut ada yang dirumahkan serta ada juga yang di-PHK. Yang mana data tersebut besar kemungkinan akan terus bergerak," jelasnya, Jumat (10/4/2020) di Denpasar.

Dari data total jumlah tenaga kerja yang terdampak tersebut, ada yang di rumahkan serta ada juga yang di PHK. 
Adapun rinciannya diantaranya mulai dari Industri makanan dan minuman dengan total jumlah tenaga kerja sebanyak 13,261 orang, dari total jumlah tersebut jumlah tenaga kerja yang terdampak sebanyak 663 orang.

Tenaga kerja di industri kerajinan kayu total ada sebanyak 22.100 orang dengan terdampak sebanyak 1.105 orang. Industri Tekstil dan Sejenisnya total jumlah tenaga kerja di sektor ini sebanyak 21.576 orang dengan tenaga kerja yang terdampak sebanyak 1.079 orang.

Industri anyaman bambu, rotan dan sejenisnya total sebanyak 7.815 dengan tenaga kerja terdampak sebanyak 391 orang. Industri kerajinan dari batu dan bahan dari semen total ada sebanyak 4.104 tenaga kerja terdampak sebanyak 205 orang. Industri kerajinan batu bata dan bahan dari tanah liat total tenaga kerja ada sebanyak 2.872 orang dengan tenaga kerja terdampak ada sebanyak 144 orang.

Industri kosmetik, obat dan obat-obatan tradisional total ada sebanyak 383 orang dan yang terdampak 19 orang tenaga kerja. Industri kerajinan dari logam dan sejenisnya total ada sebanyak 5.297 orang tenaga kerja yang terdampak 265 orang. Industri percetakan total tenaga kerja 3.078 orang yang terdampak sebanyak 154 orang. 

Industri perhiasan dan sejenisnya total jumlah tenaga kerja ada sebanyak 4.577 orang dengan jumlah tenaga kerja terdampak sebanyak 229 orang. Industri kerajinan kulit dan karet  total ada sebanyak 1.446 orang yang terdampak sebanyak 72 orang. Industri kerajinan musik tradisional ada total 493 orang yang terdampak ada sebanyak 25 orang tenaga kerja. 

Industri kerajinan lukisan total ada 119 orang yang terdampak sebanyak 6 orang. Selanjutnya untuk industri tergolong lainnya dengan total jumlah tenaga kerja yang ada sebanyak 17.296 orang dengan tenaga kerja yang terdampak sebanyak 865 orang.

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/aga



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami