Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 April 2026
Jumlah PMI Diprediksi Ribuan, Kapasitas Hotel di Buleleng Tak Bisa Tampung
BERITABALI.COM, BULELENG.
Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Kabupaten Buleleng mengimbau para Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang sudah dikarantina di Buleleng untuk bisa bekerjasama dengan pemerintah. Kerjasama ini diperlukan untuk lancarnya proses karantina dan cepatnya penanganan Covid-19 di Kabupaten Buleleng.
[pilihan-redaksi]
Penegasan tersebut diungkapkan Sekretaris Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Buleleng yang juga Sekretaris Daerah Buleleng, Drs. Gede Suyasa, M.Pd saat memberikan keterangan pers terkait perkembanganan penanganan Covid-19 di Kabupaten Buleleng melalui video conference dari ruang kerjanya, Minggu (19/4).
Gede Suyasa menjelaskan Bupati Buleleng, Putu Agus Suradnyana, ST selaku Ketua GTPP Covid-19 Buleleng terus mengimbau kepada para PMI yang dikarantina untuk bekerjasama secara baik dengan pemerintah. Karantina dilakukan untuk memenuhi protokol kesehatan. Kerjasama yang baik juga diperlukan untuk keselamatan PMI sendiri, keluarga, dan seluruh masyarakat Buleleng.
“Ini yang diharapkan pak bupati. Mudah-mudahan kita bisa melaksanakan kerjasama yang baik untuk menghadapi Covid-19 di Buleleng,” jelasnya.
Hari ini, pertemuan dilakukan oleh Ketua GTPP Covid-19 Buleleng dengan Satgas yang ada di desa. Pertemuan ini tetap menjalankan protokol kesehatan Covid-19. Dalam pertemuan itu, Satgas di desa diminta untuk membantu, mengawasi dan membuat pola yang tepat terhadap para PMI yang datang.
Jumlah PMI yang akan datang bisa mencapai ribuan orang. Kapasitas hotel di Buleleng tidak bisa menampung sehingga harus dipikirkan tempat dan pola yang layak. Jika semua dikarantina di hotel dengan jumlah besar, dikhawatirkan tidak bisa mengontrolnya dengan baik.
“Karena penanganan terhadap PMI ini berbeda dan harus sesuai dengan protokol kesehatan Covid-19. Kita tidak bisa sembarangan menyentuhnya. Kecuali menggunakan APD lengkap. Oleh karena itu, imbauan terus disebarkan oleh pak Bupati kepada para PMI agar bisa bekerjasama,” ujar Gede Suyasa.
Reporter: Humas Buleleng
Berita Terpopuler
5 Pelaku Pembakaran ABK Benoa Ditangkap, Ini Motifnya
Dibaca: 3823 Kali
Koster Ungkap Rencana Akses Baru ke Besakih dari Klungkung-Bangli
Dibaca: 1767 Kali
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang