Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 28 Oktober 2026
Jumlah PMI Diprediksi Ribuan, Kapasitas Hotel di Buleleng Tak Bisa Tampung
BERITABALI.COM, BULELENG.
Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Kabupaten Buleleng mengimbau para Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang sudah dikarantina di Buleleng untuk bisa bekerjasama dengan pemerintah. Kerjasama ini diperlukan untuk lancarnya proses karantina dan cepatnya penanganan Covid-19 di Kabupaten Buleleng.
[pilihan-redaksi]
Penegasan tersebut diungkapkan Sekretaris Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Buleleng yang juga Sekretaris Daerah Buleleng, Drs. Gede Suyasa, M.Pd saat memberikan keterangan pers terkait perkembanganan penanganan Covid-19 di Kabupaten Buleleng melalui video conference dari ruang kerjanya, Minggu (19/4).
Gede Suyasa menjelaskan Bupati Buleleng, Putu Agus Suradnyana, ST selaku Ketua GTPP Covid-19 Buleleng terus mengimbau kepada para PMI yang dikarantina untuk bekerjasama secara baik dengan pemerintah. Karantina dilakukan untuk memenuhi protokol kesehatan. Kerjasama yang baik juga diperlukan untuk keselamatan PMI sendiri, keluarga, dan seluruh masyarakat Buleleng.
“Ini yang diharapkan pak bupati. Mudah-mudahan kita bisa melaksanakan kerjasama yang baik untuk menghadapi Covid-19 di Buleleng,” jelasnya.
Hari ini, pertemuan dilakukan oleh Ketua GTPP Covid-19 Buleleng dengan Satgas yang ada di desa. Pertemuan ini tetap menjalankan protokol kesehatan Covid-19. Dalam pertemuan itu, Satgas di desa diminta untuk membantu, mengawasi dan membuat pola yang tepat terhadap para PMI yang datang.
Jumlah PMI yang akan datang bisa mencapai ribuan orang. Kapasitas hotel di Buleleng tidak bisa menampung sehingga harus dipikirkan tempat dan pola yang layak. Jika semua dikarantina di hotel dengan jumlah besar, dikhawatirkan tidak bisa mengontrolnya dengan baik.
“Karena penanganan terhadap PMI ini berbeda dan harus sesuai dengan protokol kesehatan Covid-19. Kita tidak bisa sembarangan menyentuhnya. Kecuali menggunakan APD lengkap. Oleh karena itu, imbauan terus disebarkan oleh pak Bupati kepada para PMI agar bisa bekerjasama,” ujar Gede Suyasa.
Reporter: Humas Buleleng
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5933 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4649 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2617 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2272 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2218 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan