Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Jumlah Kasus Positif Covid-19 Capai 150 Orang, Ini Strategi Versi Gugus Tugas Bali

Selasa, 21 April 2020, 19:00 WITA Follow
Beritabali.com

beritabali/ist

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, DENPASAR.

Pemerintah Provinsi Bali, melalui Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, dapat menyampaikan perkembangan Penanganan Virus Disease Corona (Covid-19) di Provinsi Bali, di Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik Provinsi Bali, Selasa (21/4)

[pilihan-redaksi]
Ketua Harian Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Bali yang juga selaku Sekretaris Daerah Provinsi Bali Dewa Made Indra menyampaikan dari jumlah akumulatif kasus positif di Provinsi Bali sebanyak 150 orang terdiri dari WNA sebanyak 8 orang dan WNI 142 orang. 

Dari 142 orang WNI tersebut jika dijabarkan menurut sumber infeksinya dapat dijabarkan bahwa 99 orang dari imported case /perjalanan ke luar negeri, 17 orang dari daerah terjangkit dan transmisi lokal sebanyak 26 orang. Menurutnya, jika mencoba menggambarkan  kasus dari transmisi lokal dengan kasus yang bersumber dari luar Bali, maka kalau dihitung dari presentasenya berarti sebesar 17.33 % terjangkit melalui transmisi lokal dan  82,67% positif berasal dari luar negeri atau luar daerah Bali.  

"Ini artinya dari 150 positif covid di Bali kasus  transmisi lokal 17,33 %. Angka ini penting untuk disampaikan agar  bisa memahami strategi apa yang dilakukan Pemprov Bali dalam upaya pencegahan penyebaran Covid 19 ini," 

Dewa Indra mengatakan strategi yang dilakukan tiap daerah tidak sama dan tergantung dari sumber resikonya. Kalau di Jakarta dimana kasus paling besar positif Covid 19 berasal dari transmisi lokal maka strateginya adalah pembatasan aktivitas masyarakatnya.  

Sedangkan di Bali kasus positif didominasi dari imported case dan daerah terjangkit, maka strategi yang diterapkan akan  berbeda. Komposisi di lapangan menentukan strategi yang dilakukan pemerintah daerah.

 Karena di Bali sumber terbesar adalah imported case/ kasus dari orang yang bepergian ke luar negeri, maka strateginya adalah dengan melakukan screening/pemeriksaan ketat di pintu-pintu  masuk Bali baik di Bandara Ngurah Rai serta pelabuhan-pelabuhan.

Pemeriksaan seketat mungkin dilakukan untuk memastikan tidak ada orang yang masuk ke tengah masyarakat dalam kondisi positif Covid 19. Pemeriksaan di pintu masuk dilakukan secara berlapis baik melalui pengukuran suhu tubuh  maupun rapid test.

"Meskipun yang positif transmisi lokal 17,33 % bukan berarti kita tidak melakukan upaya pencegahan. Kita berharap angka transmisi lokal  tidak bertambah lagi. Transmisi lokal dapat dicegah dengan disiplin betul dalam menerapkan semua imbauan pemerintah," sebutnya. 

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: Humas Bali



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami