Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 13 September 2026
Presiden Jokowi Minta Data Penerima Bansos Dibuka Transparan
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Presiden Joko Widodo atau Jokowi meminta agar data penerima bantuan sosial (bansos) Covid-19 dibuka secara transparan. Dia tak mau ada kecurigaan di lapangan terkait bansos untuk warga terdampak virus Corona.
[pilihan-redaksi]
"Saya juga minta agar data penerima bansos dibuka secara transparan, siapa yang dapat kriterianya apa, jenis bantuannya apa. Sehingga jelas tidak menimbulkan kecurigaan-kecurigaan dan kita bisa segera membuat koreksi di lapangan," kata Jokowi saat memimpin rapat terbatas melalui video conference, Senin (4/5/2020) seperti dikutip dari Liputan6.com.
Dia meminta agar bansos sudah tersalurkan kepada masyarakat terdampak Corona pada pekan ini.
"Tadi sudah saya sampaikan persoalan timing betul-betul harus di-manage dengan baik karena ada bantuan dari pusat, dari daerah dan dari desa," jelas Jokowi.
Jokowi memerintahkan Menteri Sosial Juliari Batubara serta pemerintah daerah mengawasi penyaluran bansos agar dapat tepat sasaran. Menurut dia, harus ada solusi agar warga miskin yang membutuhkan dapat menerima bansos.
"Saya minta Mensos juga gubernur, bupati, walikota, camat sampai kepala desa turun ke lapangan menyisir. Saya juga minta ujar Jokowi.
Seperti diketahui, pemerintah pusat melalui Kementerian Sosial mulai menyalurkan bantuan sosial berupa paket sembako senilai Rp600 ribu kepada warga tak mampu di Jabodetabek. Sementara, keluarga di luar Jabodetabek akan mendapat Bantuan Langsung Tunai senilai Rp600.000.
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3337 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 793 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan