Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 18 September 2026
Ternyata Ini Awal Mula Kiper Wawan Hendrawan Disebut "Lord" dan "Spiderwan"
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Wawan Hendrawan atau yang kerap dikenal dengan sebutan Spiderwan atau Lord Wawan mengulas mengenai sebutan yang sangat melekat dengan dirinya tersebut.
[pilihan-redaksi]
"Mungkin banyak juga yang tidak tahu mengapa saya bisa disebut dua istilah tersebut. Panggilan Lord awalnya memang di Bali. Waktu itu Dias atau Dicky yang pertama kali sebut saya dengan istilah nama itu. Spiderwan awalnya waktu di Persisam Samarinda tahun 2010. Karena waktu itu saya mungkin suka loncat-loncat ke gawang," ujar pria penjaga gawang senior milik Bali United dalam program acara Master Class secara live Instagram hari Kamis (28/5) sore.
Lebih lanjut, sebagai pemain yang mendapatkan penghargaan sebagai kiper terbaik versi APPI dan Indonesia Soccer Awards, nyatanya seorang Wawan juga memiliki pemain idola yang menguasai mistar gawang di lapangan hijau. Dari seorang almarhum Choirul Huda hingga seorang Oliver Khan menjadi tokoh inspirasinya dalam karier sebagai penjaga gawang.
"Kalau di Indonesia saya melihat almarhum Choirul Huda. Ia menjadi penjaga gawang yang bisa menjadikan contoh kesetiaan bersama timnya. Selain itu kualitas beliau juga sangat baik di bawah mistar gawang," kata Wawan.
"Kalau di negara luar, saya melihat Oliver Khan. Karakternya keras sebagai penjaga gawang tapi bagus untuk mengatur timnya. Selain itu, Buffon juga salah satu yang saya jadikan panutan. Dia sangat ketenangan dalam menjaga gawang," tambah Wawan.
Sumber:Baliutd.com
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5560 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3487 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2344 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan