Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 19 September 2026
Gelar Yoga Massal Saat Pandemi Covid-19, Bupati Tegur "House of Om"
BERITABALI.COM, GIANYAR.
Tempat pelatihan yoga House of Om atau Rumah Om di Jalan Raya Bona, Kelurahan Bitera, Kecamatan Gianyar akan ditindak tegas. Hal ini menyusul adanya aktifitas yoga massal yang digelar pada Kamis (18/6) lalu. Aktifitas itu digelar dalam situasi Pandemi Covid-19. Cukup banyak melanggar protokol kesehatan karena tampak ada puluhan WNA yang duduk tanpa jaga jarak, tanpa masker.
Ancaman penutupan tempat yoga ini diungkapkan Bupati Gianyar Made Agus Mahayastra saat menerima kedatangan Pengelola House of Om, Wisam Barakeh di ruang kerjanya, Selasa (23/6).
"Bila sekali lagi ada pelanggaran, apapun alasannya kita pastikan akan berikan tindakan tegas. Sementara kita sudah ingatkan, berikan peringatan seperti kita kasih warning tadi," tegas Mahayastra.
Bahkan diakui, kejadian ini sampai diatensi Gubernur Bali Wayan Koster.
"Ini juga diatensi oleh bapak Gubernur Bali," ujarnya.
Made Mahyastra mengaku mendapat beberapa fakta-fakta terkait dengan kegiatan itu dan dikirim langsung oleh Gubernur Bali.
"Sehingga saya menyampaikan kepada staf, gugus tugas, untuk memanggil daripada penanggung jawab ini (pemilik House Of Om Bali)," katanya.
Namun demikian, Mahayastra mengapresiasi kesediaan pengelola untuk memenuhi panggilannya. Sesuai yang diklarifikasi oleh pemilik House Of Om Bali, Wissam Berakeh bahwa kegiatan yoga yang viral tersebut dikatakan tidak ada niatan dalam acara tersebut untuk melanggar protokol kesehatan.
"Hari ini terimakasih telah datang (pemilik House Of Om Bali), sangat baik sekali dan kooperatif bapak Wissam Barakeh yang telah lama tinggal di Bali," ujarnya.
Sedangkan pemilik House Of Om Bali, Wissam Berakeh mengatakan bahwa pihaknya meminta maaf atas kejadian yang terjadi pada tanggal 18 Juni 2020 lalu tersebut.
"Saya Wissam Berakeh, saya minta maaf atas apa yang sudah terjadi pada tanggal 18 Juni 2020 lalu. Itu diluar kontrol saya, saya minta maaf. Saya cinta Bali, saya senang tinggal di Bali," ucapnya melalui penerjemah.
Reporter: bbn/gnr
Berita Terpopuler
Sopir Truk di Muncan Karangasem Dibakar Hidup-hidup, Diduga Soal Setoran
Dibaca: 6675 Kali
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5611 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3515 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2372 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan