Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 13 September 2026
Nelayan Asal Abang Selamat Usai Jukung Terbalik Dihantam Gelombang
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Ombak besar menghantam jukung milik seorang nelayan asal Desa Purwakerti, Abang hingga terbalik saat mencari ikan di kawasan perairan Seraya Timur, Karangasem pada Kamis (25/06/2020) sore.
Berdasarkan informasi yang diperoleh, nelayan tersebut bernama Wayan Karda (52) asal Dusun Lebah, Desa Purwa Kerthi, Kecamatan Abang, Kabupaten Karangasem.
Karda diketahui melaut sejak pukul 14.00 WITA. Namun, biasanya dengan perkiraan waktu melaut seperti nelayan yang lain, maka seharusnya ia sudah kembali ke darat sekitar pukul 19.00 WITA.
Sayangnya hingga tengah malam ternyata Karda tak kunjung ke darat juga. Hingga akhirnya pada Jumat (26/06/2020) pagi seorang nelayan asal Manggis menemukannya.
Kordinator Pos SAR Karangasem, I Gusti Ngurah Eka Wiyadnyana mengatakan, setelah mendapatkan laporan seorang nelayan belum kembali, pihaknya langsung meluncur ke TKP. Namun, sebelum melakukan pencarian ternyata nelayan hilang tersebut sudah pulang dalam keadaan selamat.
Dari penuturan nelayan tersebut, ia berhasil kembali dengan selamat karena dibantu oleh seorang nelayan asal Antiga Kelod, Manggis. Sebelum diselamatkan sekitar pukul 04.30 WITA pagi ini, pada Kamis sore jukung yang ia naiki terbalik karena dihantam ombak saat mencari ikan di perairan wilyah Seraya Timur.
"Target sempat terombang-ambing di tengah lautan, sampai akhirnya ditemukan oleh nelayan asal Antiga Kelod dan ditarik ke darat," jelas Ngurah Eka.
Reporter: bbn/krs
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3337 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 793 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan