Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 Juli 2026
Khusuk, Persembahyangan Hari Raya Saraswati di Pura Lingga Bhuwana
BERITABALI.COM, BADUNG.
Persembahyangan bersama serangkaian Hari Raya Saraswati di Pura Lingga Bhuwana Puspem Badung, Sabtu (4/7), walaupun di tengah pandemi Covid-19 tetap berlangsung dengan khusuk dan khidmat.
[pilihan-redaksi]
Persembahyangan yang diikuti oleh Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa bersama jajaran OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Badung dilaksanakan dengan tetap mengacu pada protokol kesehatan.
Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa usai melaksanakan persembahyangan mengatakan pelaksanaan Hari Suci Saraswati di Pura Lingga Bhuwana mengacu pada SE Menteri Agama Nomor 15 Tahun 2020 tentang Panduan Penyelenggaraan Kegiatan Keagamaan di Rumah Ibadah Dalam Mewujudkan Masyarakat Produktif dan Aman Covid-19.
"Secara upakara memang tetap seperti tahun sebelumnya, namun untuk pemedek kami batasi sesuai dengan protokol kesehatan, yaitu dengan pengecekan suhu tubuh, jaga jarak, termasuk tempat cuci tangan juga sudah disediakan," katanya.
Untuk mendukung penerapan tersebut, menurut Suiasa pemedek diatur jumlahnya yang secara bergiliran memasuki areal pura untuk menghindari kerumunan. Di pintu masuk disiagakan petugas untuk mengecek penggunaan masker dan suhu tubuh.
"Apa yang kita lakukan ini demi kebaikan kita bersama. Semoga melalui perayaan Hari Saraswati ini kita semua diberikan sinar suci kekuatan hati dan pikiran dalam menghadapi cobaan hidup dan kita berharap pandemi Covid-19 segera berakhir. Dumogi Sang Hyang Aji Saraswati selalu memberikan kita tuntunan dalam melaksanakan swadarma kita masing-masing," harap Suiasa.
Lebih lanjut dijelaskan bahwa selain pembatasan jumlah pemedek, persembahan wali selain upakara juga ditiadakan. Seperti halnya tetabuhan dan tari wali guna menghindari terjadinya kerumunan massa.
"Jadi untuk penerapan social dan physical distancing maka piranti selain upakara ditiadakan. Dan kami berharap pegawai dan masyarakat umum yang mau bersembahyang, harus tetap menerapkan protokol kesehatan dengan menjaga jarak minimal 1,5 meter, menggunakan masker, serta penerapan PHBS di areal pura," imbuhnya seraya menekankan bahwa protokol kesehatan wajib dilaksanakan di seluruh pura atau tempat ibadah lainya. Mengingat pencegahan penyebaran Covid-19 saat ini merupakan tanggungjawab bersama.
Reporter: Humas Badung
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3895 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2929 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2050 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 2010 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1808 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun