Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 20 September 2026
25 Penyu Hasil Penyelundupan Dilepasliarkan di Kuta, Wisatawan Ikut "Selfie"
BERITABALI.COM, BADUNG.
Jajaran Ditpolairud Polda Bali dan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Bali melepaskan 25 ekor penyu hijau ke habitatnya di kawasan Pantai Kuta, pada Rabu (5/8/2020). Pelepasan satwa yang dilindungi Undang-undang itu bagian dari recovery pariwisata di Bali akibat wabah pandemi covid-19.
[pilihan-redaksi]
Pelepasan 25 ekor penyu tersebut disaksikan sejumlah wisatawan asing dan domestik yang menikmati keindahan pantai Kuta di pagi hari. Bahkan para wisatawan tersebut dengan senang hati membawa penyu yang beratnya mencapai ratusan kilo itu ke pantai, agar bisa bertelur kembali.
Tak hanya itu, wisatawan juga menyempatkan diri berswafoto bersama penyu sebelum dilepasliarkan.
Di sela-sela pelepasan penyu, Direktur Polairud Polda Bali Kombes Pol Toni Ariadi Effendi mengatakan, pelepasan 25 ekor penyu hijau ini dilakukan oleh jajarannya bersama dengan BKSDA dan masyarakat pecinta penyu.
Puluhan ekor penyu itu merupakan hasil tangkapan 2 pekan lalu, tepatnya di Pantai Serangan, pada Sabtu (11/7/2020). Pihaknya menangkap 8 pelakunya anak buah kapal. Sedangkan jumlah penyu yang disita sebanyak 36 ekor, dan 25 ekor dilepasliarkan ke Pantai Kuta.
"11 ekor penyu jadi barang bukti dan dititipkan ditempat konsorsium mitra binaan BKSDA. Setelah kasusnya selesai yang 11 ini akan dilepasliarkan kembali," ungkap Kombes Toni.
Menurutnya, proses hukum terhadap para pelaku sedang berjalan. Delapan pelakunya masih menjalani proses pemeriksaan. "Proses hukumnya sedang berjalan dan 8 tersangka kita tahan, nantinya dilimpahkan ke penuntut umum dan diserahkan ke Pengadilan," ujarnya.
Ditanya kenapa pelepasan penyu ini dilakukan di Pantai Kuta? Kombes Toni mengatakan kegiatan ini dilakukan di Pantai Kuta karena lokasinya dekat dan kondisi penyu juga harus diperhatikan. "Karena kalau jauh akan membutuhkan waktu sehingga penyu ini bisa lemas atau sakit," terangnya.
Selain itu pelepasan ini bisa dilihat langsung oleh wisatawan asing dan domestik. "Biar bisa dilihat wisatawan. Ya, ini juga sebagai pemulihan pariwisata di Bali sebagai adaptasi kebiasaan baru yang kita lakukan biar wisatawan banyak datang ke Bali," tegasnya.
Sementara itu, Kepala BKSDA Bali R Agus Budi Santoso mengapresiasi jajaran Polairud Polda Bali yang ikut melestarikan pelepasan penyu ke Pantai Kuta.
"Kami berterimakasih dengan Polairud Polda Bali karena telah melepas liarkan 25 ekor penyu. Mudah mudahan 25 ekor itu selamat semua dan beranak pinak dan bertelur di Bali," terangnya.
Reporter: bbn/bgl
Berita Terpopuler
Sopir Truk di Muncan Karangasem Dibakar Hidup-hidup, Diduga Soal Setoran
Dibaca: 8022 Kali
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5650 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3544 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2391 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan