Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 18 Oktober 2026
Kenang Soekarno, Ini Sesajen yang Disiapkan Puri Gede Kerambitan
BERITABALI.COM, TABANAN.
Untuk mengenang kunjungan Proklamator RI Ir Soekarno, Puri Gede Kerambitan setiap 17 Agustus selalu membuat sesajen yang diletakkan di sebuah kamar yang dulunya sempat ditempati oleh sang putra fajar ketika berkunjung ke Bali khususnya ke Kerambitan.
[pilihan-redaksi]
Bahkan, kamar yang ada di dekat pintu masuk puri itu dikeramatkan dan setiap hari Jumat selalu diberikan sesajen berupa rokok dan buah durian.
“Buah kesenangan beliau adalah durian. Rokoknya, ada nama merek tripel 5. Kini sudah tidak dijual lagi, kami ganti dengan cerutu,” kata seorang kerabat Puri Gede Kerambitan, Anak Agung Ngurah Indra Bangsawang Senin, 17 Agustus 2020.
Tujuan dari buatnya kamar suci dan dihaturkan sesajen adalah untuk mengenang keberadaan Ir Soekarno. Keluarga Puri Gede Kerambitan berharap agar selalu mendapatkan kebaikan dan keberuntungan atas kekerabatan yang terjalin antara leluhur mereka dengan presiden pertama republik ini.
Hubungan antara Puri Kerambitan dan Ir soekarno dimulai dari orang tuanya yakni, Anglurah Xi Puri Gede Kerambitan. Sejak tahun 50-an, Anglurah Xi Puri Gede Kerambitan sering diminta mengirim misi kesenian ke Jakarta.
“Soekarno tercatat pernah lima kali berkunjung ke Puri dan menempati kamar tersebut sebagai tempat istirahat,” ujarnya.
Seokarno juga memberikan beberapa cinderamata. Mulai dari keris yang diberikan oleh pengagumnya, tongkat komando hingga emas batangan yang jumlahnya lima buah.
“Emas itu disimpan, yang diupacarai hanya berupa replika,” ujar Anak Agung Ngurah Indra Bangsawang.
lima emas batangan tersebut melambangkan Pancasila yang harus ditanamkan kepada masyarakat di Bali khususnya Kerambitan.
Selain itu, pada 2018 dikatakan Megawati bersama Puan Maharani sempat berkunjung ke Puri Gede Kerambitan dan masuk dalam kamar yang dulunya sempat ditempati ayahnya itu.
Reporter: bbn/tab
Berita Terpopuler
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4470 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2107 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2013 Kali
Rem Blong, Truk Bermuatan Batu Terjun ke Jurang di Sidemen
Dibaca: 1642 Kali
Sidak Cafe di Payangan, Polisi dan BNN Gianyar Tes Urine 21 Orang
Dibaca: 1481 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan