Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 26 Oktober 2026
Penjualan Lukisan di Galeri Minus Selama Pandemi
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Terimbas pandemi Covid-19, kondisi usaha galeri lukisan mengalami penurunan penjualan hingga mencapai titik nol bahkan minus.
Pelaku industri galeri sekaligus penggemar lukisan, Hendra Dinata mengatakan meski demikian tentu dirinya tetap bertahan dengan cara melakukan pengelolaan dengan sebaik-baiknya agar terhindar aksi gulung tikar.
"Dari Maret sampai saat ini, sama sekali tidak ada penjualan lukisan di galeri. Dilihat dari dampaknya menurut saya, seluruh aspek berdampak saat ini, bukan hanya galeri saja. Bahkan, jika dilihat untuk galeri penjualannya turun sangat drastis bahkan sampai minus," jelas pria yang akrab disapa Sinyo ini.
Untuk menyiasatinya, pihaknya menutup biaya operasional galeri dari biaya keuntungan sebelumnya.
"Keuntungan sebelumnya dipakai terlebih dahulu, agar mampu menutupi pengeluaran selama pandemi berlangsung yang sampai saat ini tidak pernah tahu sampai kapan akan berakhir," ujarnya.
Selain itu, dalam kondisi saat ini, dia tetap melakukan pembenahan, pembersihan galeri, lahan sampai dengan merapikan lukisan-lukisan. Ia mengakui sebelum adanya pandemi Covid-19 peminat lukisan di galeri beragam, selain lokal juga dari mancanegara seperti salah satunya dari Eropa.
Reporter: bbn/aga
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5855 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4605 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2571 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2213 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2198 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan