Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 April 2026
Titik Kumpul Pemindahan Pasien OTG Dipusatkan di Dinas Kesehatan
BERITABALI.COM, BULELENG.
Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 memusatkan titik kumpul OTG (Orang Tanpa Gejala) di Dinas Kesehatan Kabupaten Buleleng sebelum dievakuasi ke lokasi karantina milik Pemprov Bali. Pemindahan titik kumpul ini untuk menghindari penularan yang lebih besar.
Sebelumnya, lokasi titik kumpul dipusatkan di Dinas Perhubungan Kabupaten Buleleng, namun sejumlah warga yang melakukan uji KIR kendaraan keberatan dan mengeluh khawatir tertular Covid-19 dari para OTG tersebut.
Dari kondisi itu, GTPP Kabupaten Buleleng mengambil keputusan untuk memindahkan titik kumpul di Dinas Kesehatan dan petugasnya lebih memahami cara penanganan pasien tersebut.
Sekda Buleleng Drs. Gede Suyasa,M.Pd menjelaskan titik kumpul di Dinas Kesehatan cukup memadai untuk pasien OTG-GR karena pasien dari Buleleng yang diberangkatkan ke Denpasar tidak banyak.
“Kalau melihat data, pasien di Buleleng setiap harinya hanya ada 2 sampai 4 orang. Makanya kami tidak menggunakan Bus, kami hanya menggunakan mobil minibus,” kata Suyasa di kantornya, Rabu (8/10).
Suyasa menuturkan, akan ada perubahan skema pengiriman pasien menuju tempat karantina dan penjemputan pasien yang sudah sembuh.
“Khusus pasien terkonfirmasi yang akan dikirim ke tempat karantina akan dilakukan oleh Dinas Perhubungan. Yang sudah sembuh akan dijemput oleh Bagian Umum Setda Buleleng. Jika keluarganya tidak bisa menjemput, maka Pemkab Buleleng yang memfasilitasi,” pungkasnya. (NOV)
Reporter: Tim Liputan COVID
Berita Terpopuler
5 Pelaku Pembakaran ABK Benoa Ditangkap, Ini Motifnya
Dibaca: 3823 Kali
Koster Ungkap Rencana Akses Baru ke Besakih dari Klungkung-Bangli
Dibaca: 1767 Kali
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang