Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 13 September 2026
Cerita Putri Suastini Koster Saat Dikarantina di BPK Pering
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Putri Suastini Koster mengajak masyarakat Bali untuk selalu berpikir positif menghadapi pandemi Covid-19 ini.
Virus yang dikenal menyerang imun tubuh ini, menurut istri Gubernur Bali Wayan Koster itu, memang rentan menjadi bahaya jika penderitanya sudah panik sehingga semua penyakit bawaannya kambuh dan imun tubuh menurun.
Ia mengaku selama hampir dua minggu terkena virus tersebut dan memutuskan untuk karantina di BPK Pering, ia selalu berpikir positif dan mengajak masyarakat sesama penderita Covid-19 untuk fokus melakukan hal positif agar imun tubuh tetap terjaga.
"Selama masa karantina, saya sering mengajak masyarakat untuk berjemur, senam, ataupun meditasi. Agar terhindar dari stres karena terkena Covid-19," ujarnya di Denpasar, Sabtu (17/10) seraya mengatakan bahwa dirinya juga tidak segan mengetuk tiap kamar pasien untuk saling berbagi, misalnya minimal berbagi makanan.
Dalam hal itu, menurutnya, poin terpenting untuk menjaga imun kita adalah menghilangkan stigma bahwa penderita Covid-19 adalah aib.
"Ini yang harus kita ubah di masyarakat. Kita terkena penyakit mirip flu yang gampang sekali menular. Dan kita butuh istirahat dan tenang agar penyakit ini juga cepat hilang," tuturnya.
Apalagi, ia mengatakan, bisa dikatakan sebuah anugerah jika kita terkena penyakit itu dan mampu sembuh dengan antibodi kita sendiri.
"Setidaknya kita adalah pilihan. Kita sudah mempunyai antibodi alami sekarang, sehingga bisa dengan mudah melawan penyakit tersebut kelak,” imbuhnya.
Reporter: bbn/rls
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3337 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 793 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan