Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 30 Juli 2026
Muscab Kwarcab Buleleng Kedepankan Protokol Kesehatan
BERITABALI.COM, BULELENG.
Musyawarah cabang (Muscab) Gerakan Pramuka Kwarcab Pramuka Kabupaten Buleleng mengedepankan protokol kesehatan. Sejumlah tamu undangan dan peserta yang hadir wajib melalui pemeriksaan suhu tubuh, menggunakan masker dan mencuci tangan.
Muscab Kwarcab Pramuka Buleleng yang digelar di wantilan kantor Bupati Buleleng ini dihadiri oleh Bupati Buleleng, Putu Agus Suradnyana, Sabtu (17/10). Agenda utama pergantian pucuk kepemimpina Ketua Kwarcab Buleleng.
Dalam kesmepatan itu, Bupati Buleleng, Putu Agus Suradnyana mengajak insan pramuka juga menjadi bagian terdepan untuk ikut menekan laju penularan wabah COVID 19. Pramuka bisa berkampanye agar masyarakat tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan, menggunakan masker, menjaga jarak dan mencuci tangan.
“Pramuka juga harus mampu memberikan edukasi protokol kesehatan kepada masyarakat, agar situasi pandemi Covid-19 ini bisa segera berakhir,” ujar Agus Suradnyana usai Muscab.
Selanjutnya, Agus Suradnyana jug ameminta agar gerakan pramuka terus memberikan manfaat bagi khalayak masyarakat. Apalagi ditengah pandemi Covid-19 juga dibutuhkan sikap toleran dan saling membantu dan mengingatkan antar sesama. (NOV)
Reporter: Tim Liputan COVID
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3896 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2962 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2053 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 2024 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1812 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun