Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 Juli 2026
Badung Ranking I Tingkat Nasional MCP Tahun 2020
BERITABALI.COM, BADUNG.
Komitmen Pemerintah Kabupaten Badung dalam upaya pencegahan dan pemberantasan korupsi membuahkan hasil dengan meraih peringkat I di Tingkat Nasional melalui Monitoring Control For Prevention (MCP) Tahun 2020.
Hal tersebut terungkap pada pertemuan pengisian kuisioner BPK yang dihadiri oleh Sekda Badung I Wayan Adi Arnawa didampingi Inspektur Ni Luh Suryaniti beserta Organisasi Perangkat Daerah (OPD) pengampu, bertempat di Ruang Pertemuan Nayaka Gosana II, Puspem Badung, Rabu (21/10).
Sekda Badung Adi Arnawa dalam arahannya mengatakan, Pemerintah Kabupaten Badung memberikan apresiasi kepada Inspektorat beserta tim yang telah bekerja dengan maksimal, sehingga Badung mampu meraih peringkat pertama di tingkat Nasional terkait dengan MCP 2020.
Diharapkan apa yang telah diraih, agar dapat dipertahankan untuk kedepannya. Untuk itu perlu adanya dukungan dan peningkatan program-program pemberantasan korupsi khususnya di manajemen ASN di wilayah Kabupaten Badung.
“Kami minta jangan terlalu puas dulu, kedepannya perlu ditingkatkan lagi. Di era IT sekarang ini seharusnya fungsi itu dilakukan secara digitalisasi, secara transparan melalui informasi sehingga kita dengan mudah untuk mengecek dan mengawasi MCP itu sendiri, “ ujar Sekda Adi Arnawa.
Dijelaskan, terkait kuisioner yang disampaikan oleh Inspektur merupakan suatu kebanggaan dilakukannya uji petik yang sudah diberikan kepercayaan oleh KPK yang diaudit oleh BPK sehingga Badung ditunjuk sebagai MCP serta dijadikan percontohan.
Sementara itu Inspektur Kab. Badung Ni Luh Suryaniti melaporkan, melalui surat yang diberikan oleh KPK, pada Hari Senin tanggal 26 Oktober 2020 yang akan datang, Badung akan dijadikan objek uji petik audit kinerja BPK atas pelaksanaan program Koordinasi dan Supervisi Bidang Pencegahan (Korsupgah) di KPK.
Berkaitan dengan hal itu, Badung sudah diberikan kuisioner yang akan diisi oleh perangkat daerah yang harus diselesaikan. Sementara terkait dengan program Korsupgah/MCP tidak asing lagi bagi Badung. Keberlanjutan program MCP di tahun 2020 ini, diberikan judul kegiatan aksi pencegahan korupsi terintegrasi Tahun 2020 melalui MCP.
“Program ini sedikit berbeda pelaksanaanya dengan tahun-tahun sebelumnya, dikarenakan adanya pandemi Covid-19. Seharusnya pencegahan korupsi terintegrasi sudah dimulai sejak Januari 2020, namun karena Covid, baru bisa kita terima program ini baru per 1 April 2020,“ terangnya.
Dijelaskan, akibat Covid-19 pada triwulan II 2020, Badung mendapat ranking 6 di Provinsi Bali. "Namun dengan semangat perangkat OPD serta bimbingan dari Bapak Sekda saat ini Badung berada pada ranking I tingkat Nasional," katanya.
Dikatakan capaian masing-masing areal interpretasi terdapat adanya 8 areal capaian. Progres keberhasilan Pemkab Badung sesuai dengan surat KPK pada Tanggal 1 April Tahun 2020 diantaranya, Perencanaan dan Penganggaran APBD dengan skor 89,1%, Perencanaan Barang dan Jasa 95,8 %, Pelayanan Terpadu Satu Pintu 83,5%, APIP 85,0%, Manajemen ASN 86,7%, Optimalisasi Pajak Daerah 46,1%, Manajemen Aset Daerah 86,1% dan Tata Kelola Dana Desa 85,5 %.
Reporter: Humas Badung
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3895 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2936 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2051 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 2013 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1810 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun