Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 Juli 2026
Modus Baru Sindikat Narkoba Simpan Sabu di Dalam Bingkai
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Beragam modus dilakukan sindikat narkoba untuk menyelundupan sabu ke Denpasar khususnya Bali. Tidak hanya menyimpan sabu di balik sandal, tapi juga menyelundupkan barang haram itu di dalam bingkai untuk mengelabui petugas.
Adalah tersangka RD (46) ditangkap Tim gabungan Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Bali dalam sebuah penyergapan di sebuah minimarket di Jalan Bypass Ngurah Rai, Kelan, Kuta, pada Rabu (14/10) pukul 13.30 WITA.
Menurut Kabid Berantas BNNP Bali Agus Arjaya, RD asal Jakarta itu dibekuk saat akan mengambil barang titipan berupa bingkai dari Jakarta melalui jasa pengiriman barang. Barang bingkai itu diketahui dikirim dari Malaysia.
"Kami sudah mendeteksi jika ada kiriman narkoba dari Jakarta. Dia ini residivis narkoba jaringan Malaysia," terang Agus, Senin (30/11/2020).
Setelah diselidiki, di dalam bingkai tersebut berisi sabu seberat 100,87 gram. Bingkai tersebut hanyalah modus untuk mengelabui petugas. Menurut Arjaya, bingkai berisi sabu itu datang dari Malaysia, tidak langsung masuk ke Bali.
Tapi diputar ke beberapa negara seperti Guangzhou, Singapura, baru ke Jakarta melalui Bandara Soekarno-Hata, Cengkareng lalu ke Bali.
"Jadi, sebelum mendatangkan barang haram tersebut, tersangka RD ini sudah survei lokasi di Bali," tegasnya.
Setelah bingkai masuk ke Bandara Ngurah, tim gabungan langsung melakukan penyelidikan ke alamat pengiriman. Yakni di rumah tempat tinggal tersangka di Puri Dawas Asri II Nomor 2 Banjar Dawas, Desa Tibubeneng, Kuta Utara, Badung.
"Dari penggeledahan kami temukan pipet untuk sabu dan timbangan elektronik," ungkapnya.
Dari hasil interogasi, RD mengaku akan memecahkan sabu menjadi 2 gram dan dijual seharga Rp.400.000. Dia akan mengedarkannya dengan sistem tempel.
"Sebagai ganjaran atas perbuatannya, tersangka RD dijerat Pasal 112 ayat 2 Jo Pasal 132 ayat 1 UU RI Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman minimal 5 tahun penjara maksimal 20 tahun penjara," pungkas Arjaya.
Reporter: bbn/bgl
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3895 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2938 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2051 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 2014 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1810 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun