Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 13 September 2026
Pelaku Sempat Mengelap Darah dan Buang Pisau di Sanggah
Pembunuhan Karyawati Bank Mandiri
BERITABALI.COM, GIANYAR.
Keluarga berharap pelaku pembunuhan sadis yang merenggut nyawa Korban Ni Putu Widiastiti bisa segera terungkap.
"Harapan kami supaya pelakunya segera ditangkap. Kami juga ingin tahu apa motif nya, kok sadis sekali. Saya juga dapat kabar, pelaku sempat mengelap darah yang tercecer dan membuang pisau ke atas diletakkan di sanggah (tempat menaruh banten-red). Ini yang masih misterius," ungkap Paman korban, I Wayan Suwatra saat ditemui di rumah duka, Senin (28/12/2020).
Pihak keluarga juga berharap ada kamera CCTV di sekitar lokasi, sehingga gerak gerik pelaku bisa tertangkap kamera.
Mengenai rencana prosesi upakara, pihak keluarga masih berembug.
"Upacaranya belum pasti. Masih menunggu informasi dari Forensik apakah jenazah bisa segera dibawa pulang apa tidak. Kalau itu sudah pasti, baru kita nunas dewasa ayu. Kami harap bisa langsung ngaben," terang Wayan Suwatra yang tinggal sebelah barat rumah duka ini.
Korban yang bekerja sebagai karyawati Bank Mandiri Kuta merupakan anak sulung dari dua bersaudara. Adiknya, perempuan masih duduk di bangku SMP. Korban juga merupakan alumni SMPN 1 Sukawati dan SMAN 1 Sukawati.
Semasa hidup, keponakannya ini dikenal energik dan ceria. Juga termasuk anak yang berbakti pada kedua orangtuanya, I Ketut Widia dan Ni Kadek Astiti. Bahkan Ewik, (nama panggilan akrab korban - red) rela meminjam uang untuk membangun rumah.
"Adik saya bilang, Ewik yang bantu pinjam uang untuk membangun rumah ini," ungkapnya.
Reporter: bbn/tim
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3337 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 793 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan