Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 13 September 2026
Terjun ke Sungai, Mahasiswi Tenggelam Ditemukan Tewas di Kedalaman 4 Meter
BERITABALI.COM, NTB.
Rika (18 tahun) mahasiswi di salah satu Universitas di Sumbawa Barat, Nusa Tenggara Barat tenggelam di sungai air Terjun Kapela Desa Jereweh, Kecamatan Seteluk, Kabupaten Sumbawa Barat, Minggu (10/1) pukul 13.00 WITA.
Bersama dua temannya, mahasiswi asal Desa Loka Kecamatan Seteluk ini mandi di sungai, dengan terjun tanpa memperhatikan debit air yang besar. Hingga Senin (11/1) mahasiswi ini belum ditemukan.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Mataram, Nanang Sigit PH mengatakan, Rika dan dua temannya berwisata ke Air Terjun Kalela. Kemudian mereka mandi dengan cara terjun ke sungai.
"Dua temannya berhasil muncul ke permukaan air. Korban ini yang tidak kunjung muncul ke permukaan dan dinyatakan tenggelam," ungkap Nanang Sigit, dikonfirmasi Senin (11/1)
SAR Mataram menerjunkan tim rescue Pos SAR Sumbawa, setelah menerima laporan dari BPBD Kabupaten Sumbawa Barat.
"Kami menerjunkan tim rescue Pos SAR Sumbawa dan potensi SAR untuk melakukan pencarian," kata Nanang.
Hasil pencarian SAR gabungan, mahasiswi yang tenggelam saat mandi di air terjun Kalela akhirnya berhasil ditemukan Senin (11/1) dalam keadaan meninggal dunia. Ditemukan di dasar kolam dengan kedalaman empat meter.
"Sekitar pukul 08.30 WITA, tim SAR gabungan berhasil menemukan korban masih di sekitar lokasi kejadian," kata Nanang.
Saat dilakukan penyelaman, korban ditemukan di dasar kolam air terjun. Dengan kedalaman sekitar empat meter.
Reporter: bbn/lom
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3337 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 793 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan