Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 Juli 2026
Pekerja Tewas Tertimbun Longsor Proyek Senderan di Payangan
BERITABALI.COM, GIANYAR.
Bangunan proyek senderan di Banjar Peliatan, Desa Kelusa, Kecamatan Payangan tiba-tiba longsor, Kamis (14/1) sekitar pukul 13.00 WITA.
Tanah senderan dengan ketinggian 7 meter longsor saat para pekerja mulai melanjutkan pekerjaannya sehabis istirahat siang. Seorang pekerja tewas tertimbun longsor, dua orang setengah tertimbun, dan sejumlah pekerja lain berhasil menyelamatkan diri.
Saat kejadian, total ada 12 pekerja yang ada di TKP. Korban yang meninggal l Wayan Lebih 60 Tahun alamat Banjar Juga Desa Mas Kecamatan Ubud Kabupaten Gianyar.
Korban yang selamat dari maut l Wayan Balik 45 Tahun asal Banjar Batuan Kaler Desa Batuan Kecamatan Sukawati dan l Wayan Cakra Gunawan 47 Tahun asal Banjar Juga Desa Mas Kecamatan Ubud.
Tebing yang longsor dengan tinggi 7 meter tersebut milik l Gusti Ngurah Made Darmadi yang berlokasi di Banjar Peliatan Desa Kelusa Kecamatan Payangan Kabupaten Gianyar. Peristiwa yang merenggut satu jiwa ini di benarkan oleh Kapolsek Payangan AKP I Wayan Tama.
"Menurut keterangan saksi, sekitar pukul 13.00 wita seluruh pekerja melanjutkan pekerjaan proyek setelah istirahat siang. Belum ada beberapa menit pada saat bekerja tiba-tiba tanah jurang/tebing yang tingginya sekitar 7 meter longsor dan menimbun 3 orang pekerja," jelas AKP Tama.
Korban I Wayan Lebih meninggal dunia, I Wayan Balik tertimbun setengah badannya, dan I Nyoman Cakra tertimbun setengah badannya, dan yang lainnya berhasil menyelamatkan diri.
"Korban Wayan Balik dan I Nyoman Cakra berhasil diselamatkan dari timbunan tanah longsor oleh rekan-rekannya sedangkan I Wayan Lebih (MD) tidak berhasil diselamatkan karena seluruh tubuhnya tertimbun longsoran tanah," jelasnya.
Selanjutnya salah satu buruh memanggil sopir alat berat untuk membantu menggali dan mengevakuasi korban yang tertimbun tanah longsor. Setelah dilakukan penggalian sekitar 30 menit menggunakan eskavator yang juga dibantu oleh masyarakat dan anggota Polsek Payangan korban I Wayan Lebih berhasil di evakuasi dalam keadaan meninggal dan langsung di bawa ke Puskesmas Payangan sedangkan dua korban yang selamat dibawa ke Rumah Sakit Payangan.
Atas laporan dari pekerja selanjutnya Kapolsek Payangan bersama anggota mendatangi TKP untuk segera mengevakuasi para korban baik yang bisa diselamatkan dan korban meninggal dunia segera membawa ke Puskesmas Payangan untuk dimintakan VER.
Terkait apa yang menjadi penyebab longsornya tanah dan berapa kerugiannya, kata Kapolsek Payangan AKP Made Tama, pihaknya sementara masih melakukan penyelidikan.
Reporter: bbn/gnr
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3895 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2934 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2051 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 2012 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1810 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun