Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 19 Juni 2026
Jasad Bayi Dibuang di Denpasar, Tersisa Tali Pusar 5 Cm
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Nelayan Segara Kodang bernama I Wayan Murda (47) sedang memperbaiki mesin jukung miliknya yang rusak di Muara Tukad Rangda di Jalan Pemilasan Banjar Suwung Batan Kendal Denpasar Selatan, Minggu (17/1/2021) siang.
Namun ia kaget setelah melihat sosok bayi berjenis kelamin laki-laki mengambang di tukad tersebut. Saksi Wayan Murda mengatakan awalnya ia memperbaiki mesin jukungnya yang rusak di TKP. Saking sibuknya, saksi tidak menghiraukan ada sosok jasad bayi terbawa arus sungai dalam posisi tengkurap.
"Saya kira sampah," ungkapnya di lokasi, Minggu (17/1/2021).
Seakan memberitahu kehadirannya kepada nelayan tersebut, sosok bayi malang tersebut nyangkut pada bagian tangga pinggir barat muara tak jauh dekat saksi. Entah bagaimana, saksi mendadak melihat jasad bayi tersebut mengambang di dekat tangga.
Saksi Murda mengatakan setelah diperhatikan secara seksama, benda yang dikira sampah itu ternyata jasad bayi. Ia pun kaget dan melaporkannya ke warga setempat. Selanjutnya, jasad bayi berjenis kelamin laki-laki itu dievakusi ke daratan.
Pria asal Padangsambian, Denpasar Barat ini mengatakan saat ditemukan bayi tersebut masih dalam keadaan utuh tapi sudah berwarna biru. "Belum berbau busuk dan masih ada tersisa darah," ungkapnya.
Namun kata Wayan Murda, bayi tersebut tidak terlihat ada ari-arinya, hanya tersisa tali pusar sepanjang 5 centimeter. Diduga pendeknya tali pusar itu diduga sengaja dipotong pelakunya.
Penemuan jasad bayi ini memantik tim Identifikasi Polresta Denpasar datang ke TKP sekitar pukul 14.00 WITA. Setelah dicek, selanjutnya jasad bayi dievakuasi ke RSUP Sanglah Denpasar.
Dikonfirmasi, Kasubbag Humas Polresta Denpasar, Iptu Ketut Sukadi membenarkan penemuan jasad bayi tersebut. Menurutnya, pihaknya masih menyelidiki siapa pelaku yang tega membuang bayi tersebut. "Masih diselidiki," terang Iptu Sukadi.
Reporter: bbn/bgl
Berita Terpopuler
ABOUT BALI
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun