Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 28 Oktober 2026
Antisipasi Stok Darah Menipis, PMI Buleleng Rutin Donor Darah Keliling
BERITABALI.COM, BULELENG.
Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Buleleng, Bali telah secara rutin menggelar donor darah keliling dengan melibatkan komunitas-komunitas. Ini dilakukan untuk menjaga stok darah yang tersedia. Utamanya di masa pandemi Covid-19.
Demikian disampaikan Wakil Bupati Buleleng I Nyoman Sutjidra saat ditemui usai dilantik sebagai Ketua PMI Kabupaten Buleleng untuk periode kedua bersama dengan Dewan Kehormatan dan Pengurus PMI Kabupaten Buleleng Masa Bakti 2020-2025 di Ruang Rapat Lobi Kantor Bupati Buleleng, Rabu (20/1).
Sutjidra menyampaikan bahwa melihat tantangan yang semakin berat kedepannya, PMI harus berkontribusi lebih efektif dan efisien membantu masyarakat Kabupaten Buleleng. Saat ini pada musim penghujan, beberapa wilayah di Buleleng mengalami musibah banjir dan longsor. Dimana membutuhkan perhatian lebih dari PMI. Di musim kemarau yang dihadapi kedepan, tantangan juga tidak kalah ekstrem.
"Kami harap PMI bisa banyak membantu warga Buleleng yang mengalami kekeringan nanti. Kemudian juga kegiatan-kegiatan kemanusiaan lain yang sangat tinggi di Buleleng ini karena memiliki wilayah yang sedemikian luas dengan penduduk yang cukup banyak," ujar dia.
PMI Buleleng pun terus menerus menggalakkan donor darah keliling. Menyadari pada keadaan pandemi ini, kebutuhan darah semakin meningkat. Apalagi akan ada persiapan penanganan COVID-19 dengan plasma konvalesen. Stok darah tidak hanya dibutuhkan untuk penanganan COVID-19 semata. Juga keadaan-keadaan lain seperti kasus demam berdarah, kegawatdaruratan, sampai kecelakaan. Semuanya membutuhkan stok darah yang cukup.
"Kita berkeliling dengan mobil PMI untuk mengadakan Donor Darah. Kami terus bergerak untuk rutin menjalankan donor darah. Agar bisa mengumpulkan darah sebanyak-banyaknya dan memastikan PMI Kabupaten Buleleng tidak pernah kekurangan stok darah," ucap Sutjidra.
Di sisi lain, Sutjidra juga menjelaskan bahwa dana operasional PMI Buleleng masih mencukupi. Walaupun kegiatan-kegiatan PMI khususnya Bulan Dana agak terhambat oleh situasi pandemi COVID-19.
Dana operasional masih mencukupi karena Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Buleleng juga mengucurkan hibah. Dana tersebut dipergunakan untuk melaksanakan kegiatan harian dan peningkatan SDM yang sebelumnya sudah direncanakan.
"Dana tersebut cukup untuk melakukan kegiatan-kegiatan baik untuk pelatihan SDM maupun kegiatan-kegiatan kemasyarakatan lainnya dalam hal tanggap darurat bencana. Sehingga dana hibah yang kembali diberikan oleh Pemkab Buleleng, menjadi amunisi bagi kami di PMI Kabupaten buleleng," pungkas dia.
Reporter: Humas Buleleng
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5933 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4649 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2614 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2272 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2218 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan