Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 21 Oktober 2026
Jokowi: Vaksinasi Covid-19 untuk Masyarakat Ditarget Februari 2021
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Presiden Joko Widodo atau Jokowi menargetkan vaksinasi Covid-19 untuk masyarakat luas dimulai pertengahan Februari 2021. Hal tersebut dilakukan setelah Pemerintah menyelesaikan vaksinasi Covid-19 bagi tenaga kesehatan seperti dokter dan perawat.
"Berikutnya TNI-Polri dan pelayanan publik, serta masyarakat nanti berbarengan, saya kira di bulan Februari. Pertengahan bisa masuk ke sana," ujar Jokowi di halaman Istana Kepresidenan, Rabu (27/1/2021) dikutip dari Liputan6.com.
Hingga saat ini, lanjut Jokowi, terdapat 250 ribu tenaga kesehatan yang tercatat sudah mendapat vaksinasi Covid-19. Pemerintah sendiri menargetkan bisa melakukan vaksinasi Covid-19 kepada 1 juta orang per harinya dengan bantuan 30.000 vaksinator yang tersebar di 10.000 puskemas dan 3.000 rumah sakit. Kendati, Jokowi menegaskan perlu manajemen pelaksanaan yang lebih rapi dan tertata.
"Sehari paling tidak bisa 900 hingga 1 juta (orang), ditarget tapi memang perlu waktu manajemen lapangan yang baik dan ini selalu saya katakan kepada Menteri Kesehatan," kata Jokowi.
Adapun, Jokowi telah menerima vaksinasi Covid-19 yang kedua. Vaksinasi pertama disuntikkan kepadanya di tanggal 13 Januari lalu.
Untuk diketahui, Presiden Joko Widodo (Jokowi) mendapat suntikan vaksinasi Covid-19 pagi ini, Rabu (27/1/2021) di kawasan Istana Kepresidenan Jakarta. Ini adalah suntikan kedua.
Sebelumnya, Jokowi telah menerima vaksinasi Covid-19 dosis pertama pada 13 Januari 2021. Dirinya menjadi orang pertama di Indonesia yang menerima vaksin produksi Sinovac. Jokowi bilang, vaksinasi kedua ini rasanya tidak jauh berbeda dengan vaksinasi pertama.
"Setelah vaksinasi pertama di 13 Januari atau 2 minggu yang lalu, saya mendapat suntikan ke-2. Sama seperti yang dilakukan 2 minggu lalu, tidak terasa," ujar Jokowi.
Saat vaksinasi pertama, 2 jam kemudian Presiden merasakan pegal-pegal. "Sekarang saya kira sama saja, setelah itu bisa aktivitas kemana-mana," katanya.
Adapun, Vaksin CoronaVac yang diproduksi oleh perusahaan farmasai asal China, Sinovac, memerlukan dua kali penyuntikan, masing-masing sebanyak 0,5 milimeter dengan jarak waktu 14 hari.
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4509 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2132 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2091 Kali
NCC 4 Jadi Ruang Kolaborasi dan Apresiasi Karya Generasi Muda
Dibaca: 1683 Kali
Rem Blong, Truk Bermuatan Batu Terjun ke Jurang di Sidemen
Dibaca: 1662 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan