Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Manajer DTW Tanah Lot Meninggal, Staf Sempat Kaget
BERITABALI.COM, TABANAN.
Manager Operasional DTW Tanah Lot I Ketut Toya Adnyana menghembuskan nafas terakhirnya pada Senin (1/2). Informasi ini mengagetkan semua staf jajarannya, karena dua hari sebelumnya atau saat hari raya Saraswati, almarhum sempat ke ngantor.
Meninggalnya Toya Adnyana juga disebutkan oleh asisten manajer operasional DTW Tanah Lot, I Wayan Sudiana. Sudiana mengatakan, almarhum meninggal di RSUP Sanglah sekitar Pukul 16.00 WITA.
"Kebetulan saya dapat informasi dari menantu bapak (Toya Adnyana, red) sekitar jam 4 sore tadi mengatakan kalau bapak sudah meninggal di RSUP Sanglah," terangnya.
Almarhum Toya Adnyana sendiri dikabarkan memiliki sakit jantung dan sempat kambuh sehingga dilarikan ke rumah sakit. Saat ini, jenazah dikabarkan masih berada di RS Sanglah," rencananya hari Jumat dibawa ke rumah duka dan hari minggu upacara ngaben,"ucapnya.
Rasa kaget akan informasi meninggalnya Toya Adnyana juga menyelimuti jajaran staf Manager DTW Tanah Lot. "Saya juga sempat terkejut tadi, sebenarnya bapak sudah sakit cukup lama, dan bulan belakangan ini memang kondisi bapak menurun, tetapi bapak masih bisa ke kantor dua hari lalu pas Saraswati," ucap Agustina salah satu staf di DTW Tanah Lot.
Reporter: bbn/tab
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5902 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4629 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2593 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2239 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2210 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan