Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Pelinggih dan Bale Dawe Hancur Ditimpa Pohon di Pupuan
BERITABALI.COM, TABANAN.
Setelah hujan deras disertai angin kencang yang terjadi di kawasan Desa Munduktemu, Pupuan, Senin (1/2) malam menyebabkan pohon tumbang menimpa pelinggih serta Bale Dawe di Pura Subak Abian Batur Ibu, Desa Adat Anggasari, Banjar Anggasari Kaja, Desa Munduktemu, Kecamatan Pupuan.
Akibatnya pelinggih tersebut rusak parah terutama di bagian tengah. Kapolsek Pupuan AKP Ketut Agus Wicaksana Julyawan menjelaskan, dari data yang dihimpunnya diperkirakan pohon tumbang terjadi Senin malam Pukul 23.00 WITA. Sebab malam itu kawasan Desa Munduktemu dilanda hujan deras dan angin kencang.
"Pohon tumbang timpa pelinggih baru kita ketahui Selasa pagi kemudian dilaporkan ke aparat desa dan diteruskan ke polisi," ungkapnya Selasa (2/2).
Kata dia, pohon yang tumbang tersebut jenis kayu angih berdiameter 20 centimeter. Pohon tumbang menimpa Pelinggih Ratu Nyoman serta Bale Dawe di Pura Setempat. Kerugian diperkirakan sekitar Rp 100 juta lantaran pelinggih dan bale dawe rusak parah dan harus dibangun total.
Setelah diketahui, pihak Desa Adat setempat serta Pangempon Pura sudah melakukan koordinasi untuk pelaksanaan pembersihan. Sebab, saat ini di desa adat setempat masih belum bisa melaksanakannya lantaran tengah Cuntaka Desa.
"Informasi dari Desa Adat setempat, pembersihan akan dilaksanakan Kamis nanti. Karena saat ini masih terjadi sebel desa," terangnya.
Reporter: bbn/tab
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5943 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4656 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2631 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2283 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2223 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan