Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 Juli 2026
Bandara Ahmad Yani Lumpuh Total Akibat Banjir
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Bandara Ahmad Yani Semarang lumpuh total karena jalur untuk pesawat runway tergenang banjir. Untuk itu, pihak bandara memberhentikan penerbangan untuk sementara waktu.
Stakeholder Relation Manager Bandara Ahmad Yani, Heri Trisno Wibowo mengatakan, untuk sementara aktifitas penerbangan dihentikan lantaran jalur runway tergenang banjir.
"Untuk sementara kita hentikan karena jalur runway tergenang," jelasnya saat dihubungi, Sabtu (6/2/2021).
Sampai saat ini, pihak bandara telah berusaha untuk mengurangi air yang ada di jalur runway menggunakan 54 pompa air yang dibagi di beberapa jalur runway pesawat.
"Saat ini 54 pompa air sudah di sebar untuk mengurangi genangan air," ujarnya.
Untuk itu, dia berharap agar genangan air yang ada di runway Bandara Ahmad Yani Semarang dapat bisa teratasi. Pihaknya akan berusaha untuk melakukan pelaporan secara real time.
"Kita harap genangan air dapat cepat teratasi," imbuhnya.
Hingga saat ini satu pesawat terkena dampak penundaan jadwal penerbangan yaitu Garuda Indonesia GA 232 Jakarta-Semarang yang disebabkan jalur runway tergenang.
"Saat ini Bandara Ahmad Yani Semarang ditutup sementara selagi pembersihan genangan air di runaway dilakukan," ucapnya.(sumber: suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3895 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2937 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2051 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 2014 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1810 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun