Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
5 Hal yang Bisa Dilakukan Jika Memiliki Keluarga Penderita Epilepsi
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Masalah kesehatan epilepsi dapat mempengaruhi setiap orang dengan cara yang berbeda. Bukan hanya pada pengidapnya, epilepsi juga dapat mempengaruhi keluarga orang yang mengalaminya.
Epilepsi sendiri merupakan kondisi neurologis yang menyebabkan seseorang mengalami kejang berulang.
Bagaimana epilepsi memengaruhi kehidupan seseorang sering kali bergantung pada jenis dan frekuensi yang dialami seseorang.
Misalnya kejang, hal itu dapat sangat menakutkan bagi penderita maupun keluarga penderita di awal-awal kejadian.
Merawat orang dengan penderita epilepsi juga membutuhkan banyak kekuatan serta keberanian. Berikut hal yang perlu diingat jika keluarga Anda terkena epilepsi, melansir dari healthshots:
1. Pelajari Kondisinya
Kunci untuk menangani jenis kejang epilepsi adalah mempelajari lebih lanjut tentang epilepsi dan bagaimana cara merawat orang yang menderita epilepsi.
Bacalah sebanyak yang Anda bisa, bicarakan dengan dokter dan hubungi kelompok pendukung epilepsi untuk informasi lebih lanjut yang akan membuat Anda merasa lebih percaya diri sebagai pengasuh.
2. Komunikasi yang baik sangat penting
Komunikasi teratur yang jelas dapat mendorong orang yang Anda sayangi untuk terbuka. Dengarkan dan beri semangat saat mereka frustrasi dengan kondisi gejala mereka.
3. Buat catatan
Catat setiap keadaan yang terjadi sebelum kejang dan cari pemicunya. Hal ini bisa berupa stres, kurang tidur, kurang makan, pengobatan, atau perubahan hormon. Buat lah jurnal dan tulis secara detail seperti waktu, durasi, perilaku sebelum dan sesudah.
4. Sikap bertindak
Penderita epilepsi dapat melakukan sebagian besar aktivitas yang dapat dilakukan orang lain, dengan sedikit pengawasan dan dukungan ekstra.
Dorong semangat untuk orang yang Anda rawat dan terlibat lah dalam rekreasi dan kegiatan sosial. Anda juga bisa terlibat dengan mereka dan ikut membuat aktivitas. Seperti aktivitas melukis atau berjalan-jalan, atau bahkan bernyanyi bersama.
5. Jaga dirimu
Sangat penting untuk menjaga diri sendiri dan memiliki waktu untuk diri sendiri. Pengasuh dari penderita epilepsi sering menghadapi situasi mereka sendirian dan merasa sangat terisolasi yang berdampak pada kesehatan mental mereka.
Luangkan waktu untuk diri sendiri untuk melakukan aktivitas yang Anda sukai, seperti berolahraga, membaca, atau jalan-jalan bersama teman. Dengan menjaga diri sendiri, Anda akan mampu merawat orang lain dengan lebih baik.(sumber: suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5898 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4626 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2593 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2237 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2210 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan