Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Pengakuan Ibu Putuskan Aborsi Janin Saat Suami Sakit
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Polisi menyatakan, tersangka RS memutuskan aborsi janin karena alasan kemiskinan. Dia mengatakan kepada polisi, suaminya sedang sakit dan dia khawatir tidak bisa membiayai proses persalinan serta tumbuh kembang.
RS juga mengatakan kepada polisi, ketika menggugurkan janin tanpa sepengetahuan suami.
"Menurut si ibu pemilik janin itu niatan dia sendiri. Bahkan dia sendiri yang pergi mencari orang-orang yang bisa mengaborsi," ujar Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Yusri Yunus.
Kasus RS terungkap setelah polisi menangkap pasangan suami istri, ST dan IR, di rumah mereka, Padurenan, Mustika Jaya, Bekasi, Jawa Barat, pada 1 Februari 2021 dalam kasus praktek aborsi ilegal.
Menurut keterangan polisi, IR berperan sebagai orang yang mengaborsi, sedangkan ST sebagai pencari pasien bekerjasama dengan calo lainnya.
"IR sebagai pelaku yang melakukan aborsi tidak memiliki kompeten sebagai tenaga kesehatan, apalagi jadi dokter," kata Yusri.
IR pernah bekerja sebagai petugas kebersihan di sebuah klinik aborsi ilegal pada tahun 2000 dan dia belajar praktek aborsi dari tempat itu.
"Dari situ dia belajar untuk melakukan tindakan aborsi, cuma memang yang bersangkutan tidak berani melakukan tindakan aborsi usia kandungan delapan minggu ke atas. Dia hanya berani usia dua bulan saja atau delapan minggu ke bawah," katanya.(sumber: suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5910 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4633 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2598 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2252 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2212 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan