Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 3 Juli 2026
Mahasiswa Tewas Usai Tabrak Tiang Listrik
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Kecelakaan tunggal dialami seorang mahasiswa, Nyoman Ardana Putra (20) tinggal di Jalan Surya Buana 1, Merta Buana, Padangsambian, Denpasar.
Mahasiswa ini tewas setelah motor yang dikendarainya menabrak beton tiang listrik di Jalan Ahmad Yani Utara, Denpasar, Minggu (21/2/2021) dini hari.
Menurut Kasubag Humas Polresta Denpasar Iptu Ketut Sukadi, kasus kecelakaan tunggal ini sudah ditangani oleh Satuan Lalu Lintas Polresta Denpasar. "Korban pengendara motor mengalami kecelakaan tunggal di TKP," terang Iptu Sukadi, Minggu (21/2/2021).
Kecelakaan itu diketahui terjadi pada Minggu (21/2/2021) sekitar pukul 01.45 WITA. Bermula, Nyoman Ardana mengendarai sepeda motor PCX DK 4082 ACE bergerak dari arah utara menuju ke selatan dengan kecepatan tinggi.
Setibanya di lokasi, jalur yang dilaluinya sedikit menikung ke kanan. Namun, entah mengapa mahasiswa ini malah melaju lurus ke kiri. Akibatnya, motor yang ditungganginya langsung menabrak beton tiang listrik yang ada didepannya tepat di Gang Toh Jaya, Jalan Ahmad Yani Utara, Denpasar.
Setelah menabrak beton tiang listrik, pengendara motor terjatuh dan masuk ke selokan. Dalam kejadian itu korban mengalami cedera kepala berat dan tewas seketika dilokasi kejadian.
"Korban meninggal dunia di selokan di TKP usai menabrak beton tiang listrik," bebernya.
Pascakecelakaan, jenazah korban yang tinggal di Jalan Surya Buana 1, Merta Buana, Padangsambian, Denpasar itu dievakuasi ke RSUP Sanglah Denpasar. Sementara sepeda motor korban dibawa petugas Polantas ke Polresta Denpasar.
Reporter: bbn/bgl
Berita Terpopuler
Risiko terhadap Momentum Digital Indonesia
Dibaca: 1043 Kali
CBR Tabrak Truk di Sibetan, Pemotor Tewas di Tempat
Dibaca: 293 Kali
ABOUT BALI
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun