Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 Juli 2026
Tabrak Sapi Terpental 10 Meter, Pencatat Meteran Listrik Kritis
BERITABALI.COM, NTB.
Seorang pengendara sepeda motor alami kecelakaan tunggal lalu lintas di Jalan Lintas Kore, tepatnya di Dusun Cakra Baru, Desa Sukadamai, Kecamatan Manggelewa, Dompu, Minggu (21/2) sekitar pukul 14.15 WITA.
Pengendara motor yang diketahui sebagai pencatat meteran listrik PLN tersebut ditemukan warga dalam kondisi kritis, setelah menabrak seekor sapi yang tiba-tiba melintas ke jalan.
Korban diketahui bernama Supardin alias Supar (36 tahun), warga Desa Nusa Jaya, Kecamatan Manggelewa, Dompu. Korban juga sehari-hari berprofesi sebagai petugas pencatatan Meteran Listrik, PLN Unit Manggelewa.
Kapolsek Manggelewa, Iptu Rodolfo M De Araujo, yang menerima laporan warga melalui hand phone (HP) langsung memerintahkan anggota piket jaga gar melakukan sket atau olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).
Sambil menunggu petugas Unit Laka Lantas dari Polres Dompu, untuk mengetahui terangnya kejadian kecelakaan lalu lintas tersebut.
Menurut keterangan warga setempat, korban ditemukan dalam kondisi tidak sadarkan diri (pingsan). Dengan keadaan banyak bercak darah keluar di bagian kepala dan telinga korban.
“Korban saat itu pulang dari pemancingan ikan, menuju rumahnya, untuk mengambil rekening pembayaran listrik. Tiba-tiba di tengah jalan, ada sapi yang melintas ke badan jalan. Sontak korban kemudian langsung menabrak sapi tersebut mengingat sapinya meloncat tepat di depan korban,” jelas Kapolsek, dari keterangan saksi.
“Saksi juga menyebutkan, korban melaju dengan kecepatan tinggi hingga dirinya tidak mampu menahan laju. Akhirnya menabrak sapi yang sedang melintas di tengah jalan raya. Saat menabrak sapi, ia terpental keluar sejauh sekitar 10 meter dari titik tabrakan,” ujar Iptu Rudolfo.
Saat kejadian, tambahnya, korban mengendarai Sepeda Motor Honda Beat X-Raid. Warga sekitar yang ada di lokasi kemudian mengevakuasi korban ke Puskesmas Soriutu, Desa Lanci Jaya.
Namun, mengingat kondisi korban terlalu kritis, tidak bisa ditangani di Puskesmas, korban langsung di rujuk ke RSUD Dompu untuk ditangani lebih lanjut.
Untuk itu, Kapolsek mengimbau pada pengguna jalan, agar mengenakan helm dan masker serta lebih berhati-hati terhadap ancaman yang bisa datang kapan saja selama berkendara. Di samping itu, dihimbau juga pada para pemilik ternak, seperti sapi, kambing dan kerbau, supaya tidak dibiarkan berkeliaran bebas di jalan raya hingga mengancam nyawa para pengguna jalan.
Reporter: bbn/lom
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3884 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2808 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2033 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1983 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1802 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun