Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 30 Juli 2026
Teka-Teki Pasien Pertama Mak Erot Terungkap
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Pasien pertama mak Erot terungkap dalam sebuah pengakuan sang cucu mak Erot. Mak Erot dikenal sebagai legenda pembesar penis dan kejantanan pria.
Mak Erot sudah tiada, tapi banyak misteri yang masih belum terungkap terkait cara besarkan penis.
Mak Erot dikenal sejak zaman penjajahan Jepang pada 1940-an. Dia mendapatkan ilmu pengobatan alternatif itu setelah berpuasa selama 40 hari.
"Saat itu Mak bermimpi didatangi oleh pria yang mengenakan baju serba putih. Pria itu mengatakan kepada Mak bahwa ilmu yang ia berikan untuk bekal dirinya dan seluruh keturunannya. Ilmu tersebut harus digunakan untuk menolong orang," jelas Saepuloh, cucu Mak Erot yang membuka praktik serupa di Senen, Jakarta Pusat, Rabu (24/2/2021).
Pasien pertama wanita asal Sukabumi, Jawa Barat, itu adalah seorang serdadu Jepang.
Pria Jepang itu meminta diobati oleh Mak Erot karena mengalami gangguan disfungsi ereksi. Penyakit tersebut rupanya dapat disembuhkan dengan terapi pijat.
Hal itulah yang membuat namanya terkenal sampai sekarang.
Ada tiga jenis ramuan yang diberikan kepada pasien pijat Mak Erot, yakni berupa oles, minum, dan makan.
Ramuan tersebut merupakan resep rahasia turun temurun. Sampai saat ini masih banyak pasien yang datang ke pijat kejantanan ternama itu dengan berbagai keluhan.
"Memperpanjang kemaluan hingga 18 cm paling diminati, sedangkan jika minta lebih dari 20 cm maka pasien harus membuat surat perjanjian," jelas dia.
Saepuloh menambahkan, sebelum meninggal sang nenek berwasiat agar pijat tradisional itu diteruskan oleh anak dan cucunya.
"Emak sudah meninggal dunia. Terapi pengobatan tetap kami jalankan, kami sudah menerima warisan ilmu pengobatan tersebut dari Mak Erot," tandasnya.(sumber: suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3896 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2962 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2053 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 2024 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1812 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun