Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Berusia 4,6 Miliar Tahun, Ilmuwan Temukan Meteorit Vulkanik Tertua
BERITABALI.COM, DUNIA.
Para ilmuwan mengidentifikasi meteorit berumur 4,6 miliar tahun dan menjadi batuan vulkanik tertua yang pernah ditemukan.
Batuan vulkanik tertua ini dapat membantu para ahli memahami blok penyusun planet.
Ditemukan pertama kali di Gurun Sahara pada 2020, tim ilmuwan baru saja mengetahui bahwa batu luar angkasa itu berasal dari 2 juta tahun setelah pembentukan tata surya.
Kondisi tersebut membuat meteorit itu memecahkan rekor sebagai batuan vulkanik tertua.
"Saya telah menganalisis meteorit selama lebih dari 20 tahun dan ini mungkin meteorit baru yang paling fantastis yang pernah saya lihat," ucap Jean-Alix Barrat dari University of Western Brittany di Prancis, dikutip dari New Scientist, Rabu (10/3/2021).
Barrat menganalisis meteorit yang disebut sebagai Erg Chech 002 atau EC 002 dan menemukan bahwa meteorit itu tidak seperti meteorit lain yang pernah ditemukan.
Meteorit ini merupakan jenis batuan yang disebut andesit. Di Bumi, kebanyakan ditemukan di zona subduksi atau area di mana lempeng tektonik bertabrakan dan salah satunya didorong ke bawah. Kondisi ini sangat jarang ditemukan di meteorit.
Sebagian besar meteorit yang ditemukan di Bumi terbuat dari jenis batuan vulkanik lain yang disebut basal.
Analisis susunan kimiawi meteorit baru menunjukkan bahwa batu itu pernah meleleh dan mengeras hampir 4,6 miliar tahun lalu.
Artinya, kemungkinan batuan itu adalah bagian dari kerak protoplanet kuno yang pecah di masa lalu tata surya. Dengan kata lain, meteorit ini dapat mengungkapkan pembentukan awal planet di tata surya.
Analisis para peneliti menunjukkan bahwa magma yang membentuk EC 002 membutuhkan setidaknya 100.000 tahun untuk mendingin dan mengeras setelah meleleh.
Penelitian lebih lanjut tentang meteorit ini dari tata surya awal dapat membantu para ilmuwan memahami bagaimana planet-planet terbentuk, termasuk Bumi.(sumber: suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5918 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4639 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2608 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2265 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2215 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan