Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 28 April 2026
Puting Beliung Terjang Permukiman, 10 Rumah Warga Rusak Parah
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Angin puting beliung menerjang permukiman warga di Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur. Sedikitnya 10 rumah warga rusak parah akibat sapuan angin kencang tersebut.
Tujuh rumah warga yang rusak ini ada di Desa Sadar Tengah. Kemudian tiga rumah lagi milik warga Dusun Bungkem, Desa Kweden Kembar. Keduanya masuk wilayah Kecamatan Mojoanyar.
Seperti disampaikan Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mojokerto, Muhammad Zaini, total rumah warga yang rusak sebanyak 10 rumah warga. Semuanya di satu kecamatan.
"Di RT 03 RW 02 ada 5 rumah warga rusak, kerusakan ringan 1 rumah, sedang 3 rumah dan berat 1 rumah. RT 04 RW 08 ada 1 rumah milik Suwandi rusak berat, di RT 05 RW 07 ada 3 rumah dengan kerusakan sedang 2 rumah dan berat 1 rumah dan di RT 06 RW 07 ada 1 rumah rusak sedang," ujarnya, dikutip dari beritajatim.com, jejaring media suara.com, Senin (22/03/2021).
Sementara di RT 01 RW 01, tiga buah pohon jenis mangga berdiameter ± 25 cm sampai 30 cm dan satu pohon jenis petai berdiameter ± 10 cm juga dilaporkan tumbang.
Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kabupaten Mojokerto langsung melakukan evakuasi pohon tumbang dan memberikan bantuan terpal kepada korban terdampak.
"Dilihat dari bangunan rumah warga, sebagian besar ekonomi sedang dan tidak mampu. Terkait dengan bencana, tidak membedakan mampu atau tidak. Semua korban dibantu. Untuk penanganan darurat guna menutup atap rumah warga yang jebol, tadi malam sudah kami bantu terpal," katanya.(sumber: suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
5 Pelaku Pembakaran ABK Benoa Ditangkap, Ini Motifnya
Dibaca: 3790 Kali
Koster Ungkap Rencana Akses Baru ke Besakih dari Klungkung-Bangli
Dibaca: 1736 Kali
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang