Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 18 September 2026
Ibu Rumah Tangga Asal Mendoyo Raih Juara 1 Lomba Nyatua Bali
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Prestasi kembali diraih oleh kabupaten Jembrana. Adalah Ni Ketut Adhi Maharani, ibu rumah tangga 41 tahun asal Kelurahan Baler Bale Agung Kelurahan Tegalcangkring Kecamatan Mendoyo yang menorehkan prestasi pada lomba Nyatua Bahasa Bali Tingkat Provinsi Bali.
Hal tersebut dilaporkan oleh Pengurus widya sabha kepada Bupati Jembrana, Rabu (24/3) di ruang VIP Bupati Jembrana. Berhasilnya prestasi yang diraih tersebut. Bupati Jembrana, I Nengah Tamba mengapresiasi sekaligus menyerahkan piagam dan hadiah kepada Adhi Maharani.
Adhi Maharani, menyabet juara 1 pada katagori dewasa putri pada wimbakara atau lomba Nyatua Bali yang digelar Dinas Kebudayaan Provinsi Bali di gedung Ardha Candra Denpasar 19 Februari 2021 lalu.
Bupati Tamba Selain mengucapkan terima kasih atas sumbangsih bagi Gumi Mekepung, mengaku gembira atas torehan ini. “Sesuai cita-cita kita yang ingin membangkitkan Jembrana lagi, prestasi ini termasuk capaiannya, saya ucapkan terima kasih atas sumbangsih yang luar biasa ini,” ujar Tamba.
Menurut Bupati Tamba, mesatua bali (bercerita dengan bahasa bali) adalah salah satu budaya yang wajib dipertahankan, untuk itu Tamba berharap lebih banyak lagi prestasi serupa.
“Saya harap ditingkatkan lagi prestasi yang seperti ini, karena ini bukti keseriusan generasi penerus antusias dan serius melestarikan budaya warisan," ucap Tamba.
Reporter: bbn/jbr
Berita Terpopuler
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5565 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3487 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2345 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan