Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 2 November 2026
Ibu Rumah Tangga Asal Mendoyo Raih Juara 1 Lomba Nyatua Bali
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Prestasi kembali diraih oleh kabupaten Jembrana. Adalah Ni Ketut Adhi Maharani, ibu rumah tangga 41 tahun asal Kelurahan Baler Bale Agung Kelurahan Tegalcangkring Kecamatan Mendoyo yang menorehkan prestasi pada lomba Nyatua Bahasa Bali Tingkat Provinsi Bali.
Hal tersebut dilaporkan oleh Pengurus widya sabha kepada Bupati Jembrana, Rabu (24/3) di ruang VIP Bupati Jembrana. Berhasilnya prestasi yang diraih tersebut. Bupati Jembrana, I Nengah Tamba mengapresiasi sekaligus menyerahkan piagam dan hadiah kepada Adhi Maharani.
Adhi Maharani, menyabet juara 1 pada katagori dewasa putri pada wimbakara atau lomba Nyatua Bali yang digelar Dinas Kebudayaan Provinsi Bali di gedung Ardha Candra Denpasar 19 Februari 2021 lalu.
Bupati Tamba Selain mengucapkan terima kasih atas sumbangsih bagi Gumi Mekepung, mengaku gembira atas torehan ini. “Sesuai cita-cita kita yang ingin membangkitkan Jembrana lagi, prestasi ini termasuk capaiannya, saya ucapkan terima kasih atas sumbangsih yang luar biasa ini,” ujar Tamba.
Menurut Bupati Tamba, mesatua bali (bercerita dengan bahasa bali) adalah salah satu budaya yang wajib dipertahankan, untuk itu Tamba berharap lebih banyak lagi prestasi serupa.
“Saya harap ditingkatkan lagi prestasi yang seperti ini, karena ini bukti keseriusan generasi penerus antusias dan serius melestarikan budaya warisan," ucap Tamba.
Reporter: bbn/jbr
Berita Terpopuler
Luka Batin, Cinta, dan Kebuntuan Hidup
Dibaca: 475 Kali
BNNK Buleleng Temukan 14 Orang Positif Narkotika
Dibaca: 383 Kali
Kronologi Pria Ditemukan Tewas Tergantung Pohon di Legian
Dibaca: 316 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan