Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 Juli 2026
Pulang Kerja, Seorang Pria Temukan Istrinya Tewas Tergantung di Kusen Rumah
beritabali.com/ist/suara.com/Pulang Kerja, Seorang Pria Temukan Istrinya Tewas Tergantung di Kusen Rumah
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Asep Burhanudin (35) mendapati hal tak terduga saat pulang ke rumahnya di Kampung Margamulya, RT 01/02, Desa Cipatat, Rabu (7/4/2021). Berharap sambutan hangat sepulang kerja, ia malah mendapati istri dan kedua anaknya dalam kondisi tak bernyawa.
Asep mendapati istrinya dalam posisi menggantung di kusen. Sementara dua buah hatinya dalam kondisi tergeletak di atas matras.
"Baru diketaui itu pas suaminya pulang kerja, sekitar jam 4 sore," ujar Evi Herawati, adik ipar korban saat ditemui di lokasi.
Saat pulang kerja, suaminya itu langsung menuju rumah dan mengetuk pintu. Namun aneh pintunya terkunci.
"Udah digedor-gedor tapi gak dibuka-buka. Nanya ke saya, saya jawab gak tau," ujarnya.
Asep kemudian membawa kursi dan melihat dari ventilasi. Ternyata istrinya sudah tergantung di kusen. Asep pun mendobrak pintu kamar.
"Kaka saya (suami korban) teriak-teriak kirain berantem. Posisinya Teh Dina tergelantung, anaknya tertidur di matras," katanya.
Hingga saat ini, pihak kepolisian masih melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).(sumber: suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3884 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2822 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2038 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1987 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1804 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun