Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 13 September 2026
Akibat Gempa 6,7 SR, Seorang Warga Bermotor Tertimbun Batu Segede Gardu
beritabali.com/ist/suara.com/Akibat Gempa 6,7 SR, Seorang Warga Bermotor Tertimbun Batu Segede Gardu
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Seorang warga Lumajang, Jawa Timur, tewas tertimpa batu besar saat melintas di jalan raya di daerah Piket Nol, Kecamatan Pronojiwo.
Peristiwa ini terjadi saat gempa bermagnitudo 6,7 skala richter mengguncang kawasan pesisir selatan Jawa Timur, pukul 14.00 WIB.
Gempa menyebabkan tanah terguncang dan menyebabkan longsoran di kawasan Pronojiwo. Seorang warga yang sedang mengendarai sepeda motornya tertimpa batu segede gardu itu.
"Itu infonya orang Kecamatan Tempursari, berboncengan, yang meninggal suaminya," kata Daniyal, warga setempat, dikutip dari suarajatimpost.com, jejaring media Suara.com, Sabtu (10/04/2021).
Selain longsoran itu, ada pula informasi dari Kecamatan Pasrujambe bahwa ada korban luka-luka kakinya akibat rumahnya ambruk akibat getaran gempa.
"Rumah Pak Ngatiran Dusun Tawon Songo ambruk. Kakinya luka, sudah dilarikan ke Puskesmas," kata Imam, relawan LSM LIRA Kecamatan Pasrujambe.
Sebelumnya, gempa bermagnitudo 6,7 skala richter mengguncang kawasan pesisir selatan. Persisnya ada di titik 8,9 lintang selatan 112,48 bujur timur.
Gempa ini sendiri berpusat di sebelah barat daya Kabupaten Malang, Jawa Timur. Getaran gempa ini tersa hingga sejumlah daerah di sekitar Malang. Termasuk di Lumajang, Jawa Timur. Gempa bahkan merobohkan rumah warga.(sumber: suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3337 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 793 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan