Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Ledakan Kasus Covid-19 di India, Pakar Minta Perketat Pintu Masuk Indonesia
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Mantan Direktur Penyakit Menular WHO Asia Tenggara, Prof Tjandra Yoga Aditama, meminta pemerintah Indonesia memperketat pintu masuk negara, setelah India mengalami ledakan kasus Covid-19.
Dia mengatakan bahwa pengawasan ketat mulai dari karantina hingga pemeriksaan whole genome sequencing wajib dilakukan bagi warga India yang sudah masuk ke Indonesia.
"Sebaiknya pengawasan ketat bukan hanya dilakukan pada mereka yang datang hari-hari ini, tapi juga kepada yang datang beberapa waktu mundur ke belakang," tulis Prof Tjandra dalam keterangannya kepada wartawan, Jumat (23/4/2021) dikutip dari Suara.com.
Ia mengambil contoh negara tetangga Singapura yang telah lebih dulu menutup penerbangan dari sebagian negara Eropa pada pertengahan Desember 2020, terkait varian baru virus Corona B.1.1.7.
Namun tracing alias pelacakan tidak berhenti dilakukan, termasuk pada pelancong yang datang satu bulan sebelumnya.
"Dengan cara ini maka Singapura waktu itu dapat menemukan varian baru B.1.1.7 di negaranya. Kalau kita mau analogikan, maka surveilans bukan hanya dilakukan pada mereka yang sekarang ini mendarat dari India misalnya, tapi juga sejak sebulan ke belakang, katakankah yang datang sejak pertengahan Maret 2021," tambahnya lagi.
Terkait pemeriksaan whole genome sequencing, ia menyebut wajib dilakukan kepada para pelancong dari luar negeri yang dicurigai.
Pentingnya pemeriksaan whole genome sequencing tidak hanya bertujuan untuk memetakan varian virus Corona yang ada di Indonesia, tetapi juga mengantisipasi munculnya varian dan mutasi baru.
"Misalnya sekarang sakit COVID-19 padahal baru datang dari negara-negara yang melaporkan peningkatan kasus yang mungkin berhubungan dengan mutasi baru," tuturnya.
Untuk masyarakat luas, pencegahan di tingkat pribadi tidak boleh kendor. Menjaga jarak, memakai masker, dan mencuci tangan tetap wajib dilakukan.
"Walau bagaimanapun situasi di luar negeri maka pengendalian di dalam negeri harus terus ditingkatkan, apalagi dengan kecenderungan peningkatan kasus di dunia secara keseluruhan dalam beberapa minggu terakhir ini," tutupnya.
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5917 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4639 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2606 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2262 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2215 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan