Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 28 Juli 2026
Upacara Pengabenan Almarhum Kapten Gede Kartika Tunggu Hasil Evakuasi
Kru KRI Nanggala 402
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Upacara Pengabenan Almarhum Kapten Gede Kartika yang menjadi salah satu korban tenggelamnya Kapal Selam KRI Nanggala 402, rencananya akan digelar di Karangasem dan masih menunggu hasil evakuasi.
Hal ini disampaikan langsung oleh I Wayan Darmanta, Bendesa Adat Lebu yang juga adalah paman dari almarhum Kapten I Gede Kartika saat rombongan Bupati bersama Forkofimda mengunjungi rumah keluarga almarhum di Dusun Lebu Gede, Desa Lokasari Kecamatan Sidemen, Kabupaten Karangasem pada Senin (03/05/2021).
"Terkait upacara pengabenan kami akan menunggu hasil evakuasi dulu," ujarnya Darmanta.
Sementara itu, Bupati Karangasem, I Gede Dana dalam kesempatan tersebut menyampaikan turut berduka cita dan berbela sungkawa serta memberikan dukungan kepada keluarga yang ditinggalkan agar tabah dalam menghadapi cobaan ini.
"Kami turut berduka dan berbelasungkawa atas kepergian almarhum, semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan ketabahan dalam menjalani cobaan ini," kata Gede Dana.
Disana, rombongan juga menyerahkan tali kasih berupa beras sebanyak 75 kilogram, 15 liter minyak goreng dan satu kotak mie instan.
Reporter: bbn/krs
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3883 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2801 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2030 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1973 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1802 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun