Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 28 Oktober 2026
DPRD Tabanan Maraton Rapat Soal Aset dan PAD
BERITABALI.COM, TABANAN.
Panitia khusus atau Pansus VI DPRD Tabanan marathon menggelar rapat terkait aset dan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Setelah Senin rapat dengan pihak eksekutif kembali digelar pada Selasa (4/5).
Rapat kerja tersebut membahas hasil kajian yang akan dijadikan rekomendasi DPRD kepada bupati sebelum disahkan dalam sidang paripurna. Tentunya rekomendasi perihal tata kelola aset dan optimalisasi PAD.
Rapat berlangsung di ruang sidang paripurna yang dipimpin langsung Ketua Pansus Aset dan PAD, I Nyoman Arnawa, beserta jajaran yang terdiri dari dua kelompok kerja (pokja). Pokja Aset dan Pokja PAD.
Sementara dari pihak eksekutif dihadiri sejumlah pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait.
Diantaranya Kepala Perencanaan, Penelitian, dan Pengembangan (Bappelitbang) Tabanan Ida Bagus Wiratmaja.
Ada juga Kepala Badan Keuangan Daerah (Bakeuda) Tabanan Dewa Ayu Sri Budiarti. Serta beberapa kepala dinas atau badan lainnya di lingkungan Pemkab Tabanan.
Arnawa menegaskan pertemuan yang digelar untuk menyamakan persepsi dan data. Antara pansus dan pihak eksekutif terkait pengelolaan aset dan PAD.
“Sehingga rekomendasi kami dari DPRD kepada bupati nantinya berdasarkan data yang akurat,” ujar Arnawa.
Hasil pertemuan kemarin nantinya akan dibahas kembali secara internal oleh pihak pansus. Sebelum nantinya disahkan ke dalam paripurna.
Arnawa yang juga Ketua Fraksi PDIP DPRD Tabanan ini mengakui ada beberapa hal dari belasan item daftar kajian sekaligus bahan rekomendasi yang memperoleh penegasan.
Seperti usulan perlunya membuat regulasi sebagai dasar hukum untuk melakukan optimalisasi PAD.
Kemudian invetarisasi aset-aset milik kabupaten yang potensial dikembangkan untuk memberikan kontribusi kepada PAD. Sampai dengan usulan pembentukan Perusahaan Daerah yang khusus menanganan perparkiran sampai dengan pasar.
“Semacam parkir, itu perlu dibuatkan regulasi. Terus untuk aset-aset mana saja yang potensial dikembangkan untuk meningkatkan PAD, itu akan kami daftar dulu. Serta mendukung pembentukan PD Pasar atau PD Parkir. Itu akan kami support sepanjang untuk meningkatkan PAD,” tegasnya.
Reporter: bbn/adv
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5944 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4657 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2631 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2285 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2224 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan