Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 25 Oktober 2026
Larangan Tajen dan Pandemi, Penjualan Sangkar Ayam Aduan Merosot
BERITABALI.COM, BADUNG.
Dari mulai gelaran tajen dilarang ditambah adanya Covid-19, akhirnya secara tidak langsung memberi dampak pada usaha penjualan guungan dan kiso atau dikenal kurungan atau sangkar ayam aduan di daerah Bringkit, Badung. Penurunan penjualan dikatakan rata-rata mencapai 50 persen.
Salah satu pedagang, Ibu Tina, Banjar Menak, Bringkit, Kecamatan Mengwi, Badung mengaku memang ada penurunan permintaan sangat drastis sejak dilarangnya tajen. Akan tetapi, setelah beberapa bulan jalan sejak ada pelarangan tersebut masih ada sedikit yang membeli.
Kemudian sejak merebaknya Pandemi akhirnya membuat semakin ikut menurunnya penjualan guungan tersebut.
"Dari sejak Corona, Tajen juga tidak ada. Ya, tentu penjualan ikut menurun drastis akhirnya," katanya dikutip dari beritabadung.id.
Biasanya sebelum Pandemi rata-rata 25 buah guungan perhari dapat terjual akan tetapi, saat ini penjualan bisa dikatakan tidak menentu per harinya.
"Penghobi ayam aduan biasanya yang membeli sebelumnya. Akan tetapi, saat ini perhari tidak dapat ditentukan berapa bisa menjualnya," keluhnya.
Melihat kondisi tersebut pembelian ke pengerajin guungan terpaksa dikurangi juga. Jika dilihat sebelumnya, dalam dua minggu sekali memesan 250 buah. Akan tetapi saat ini 2 sampai 4 bulan baru menggambil ke para pengrajin di Buleleng kurang lebih hanya 100 buah saja.
Kemudian pedagang lain dengan jenis barang dagangan yang sama, Nyoman Sukadana mengatakan, memang ada penurunan penjualan sejak Pandemi merebak biasanya dalam per hari mampu menjual puluhan Guungan akan tetapi saat ini tidak dapat ditentukan berapa laku terjual.
"Ya, menurun penjualan kurang lebih mencapai 50 persen," ujarnya.
Dari kedua pedagang tersebut sangat berharap, agar Pandemi bisa cepat berlalu dan kondisi ekonomi secara umum pulih segera.
Reporter: bbn/aga
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5735 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4587 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2545 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2194 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2185 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan